Panitia Istighotsah Kubro Jatim : Hanya Dua Bendera yang Boleh Dibawa, NU dan Merah Putih

Panitia Istighotsah Kubro Jatim : Hanya Dua Bendera yang Boleh Dibawa, NU dan Merah Putih

Suasana Pemilu 2019 membuat istighotsah kubro rawan disusupi kepentingan politik. Namun pihak panitia telah mengantisipasi, termasuk atribut apa saja yang boleh berada di area istighotsah.

“Kita sepakati bahwa tidak ada bendera Parpol yang akan berkibar. Bendera yang berkibar hanya NU dan Merah Putih,” kata Ketua Panitia Istighotsah Kubro, KH Reza Ahmad Zahiddi kantor PWNU Jatim, Kamis (25/10) malam.

Kiai muda yang akrab disapa Gus Reza itu menegaskan, koordinasi yang dilakukan tidak sebatas di internal panitia, tapi juga meminta masyarakat agar ikut melaporkan jika ada bendera di luar ketentuan.

“Mohon dilaporkan kepada kami, kepada Banser. Kami sudah koordinasi dengan pihak kepolisian, TNI dan sepakat bahwa bendera yang berkibar adalah bendera NU dan Merah Putih,” jelasnya.

Andai sampai kebobolan seperti kasus di Garut Jabar, ada bendera lain selain NU dan Merah Putih nyelonong di arena, maka pihaknya akan bertindak tegas. “Menyerahkan semua itu kepada yang berwenang, yang berwajib,” katanya.

Di sisi lain, Gus Reza memastikan hingga kini persiapan panitai untuk menggelar istighotsah sudah sekitar 95 persen. Soal jamaah yang akan hadiri, merujuk data masuk sudah 470 ribu hasil pendataan  PCNU seluruh Jatim.

“Tapi menurut pengalaman kemarin, rombongan yang tak masuk data, tak terkoordinir, mereka datang sendiri, tidak melalui PCNU dan ingin ikut istighotsah, lebih banyak daripada jumlah yang terdata,” ucapnya.

Sehingga, lanjut Gus Reza, pihaknya berani mengatakan jamaah yang akan menghadiri istighotsah di Gelora Delta, Sidoarjo, Minggu (28/10) lusa, bisa mencapai satu juta atau bahkan lebih. [Barometerjatim]

Baca juga:

Apa Komentar anda?

Tidak ada komentar