[Kajian Islam] Hukum Menduduki Bendera Bertuliskan Tauhid adalah Haram

[Kajian Islam] Hukum Menduduki Bendera Bertuliskan Tauhid adalah Haram

Bagaimana Hukum menduduki bendera bertuliskan kalimah Laa ilaaha Illallaah?

Jawab:
Hukumnya Haram, karena penghinaan terhadap Mushaf

Referensi:
 I'anatu al-Thalibin, Juz I, Hlm. 67
(فَائِدَةٌ) وَقَعَ السُّؤَالُ فِي الدَّرْسِ عَمَّا لَوْ جَعَلَ الْمُصْحَفَ فِيْ خُرْجٍ أَوْ غَيْرِهِ وَرُكِّبَ عَلَيْهِ هَلْ يَجُوزُ أَمْ لاَ؟ فَأَجَبْتُ عَنْهُ بِأَنَّ الظَّاهِرَ أَنْ يُقَالَ فِي ذَلِكَ إنْ كَانَ عَلَى وَجْهٍ يُعَدُّ إزْرَاءً بِهِ كَأَنْ وَضَعَهُ تَحْتَهُ بَيْنَهُ وَبَيْنَ الْبَرْذَعَةِ، أَوْ كَانَ مُلاَقِيًا ِلأَعْلَى الْخُرْجِ مَثَلاً مِنْ غَيْرِ حَائِلٍ بَيْنَ الْمُصْحَفِ وَبَيْنَ الْخُرْجِ وَعُدَّ ذَلِكَ إزْرَاءً لَهُ كَكَوْنِ الْفَخِذِ صَارَ مَوْضُوْعًا عَلَيْهِ حَرُمَ وَإِلاَّ فَلاَ.

"Terdapat sebuah pertanyaan dalam sebuah pembelajaran. Seandainya sebuah mushaf diletakkan diatas pelana kemudian dinaiki(diduduki) apakah boleh atau tidak?. Jawaban saya dari pertanyaan tersebut adalah: "Secara Dhahir  hal tersebut termasuk penghinaan, seperti meletakkan mushaf di bawahnya, antara dia dan alas pelana, atau meletakkan mushaf menempel pada bagian atas pelana tanpa adanya penghalang antara muschaf dengan pelana. Dan hal tersebut termasuk penghinaan, sebagaimana meletakkan mushaf di atas paha maka hukumnya haram, jika tidak maka tidak haram".

Baca juga:

Apa Komentar anda?

Tidak ada komentar