Jokowi dan KH Said Aqil Siradj Masuk 20 Besar Muslim Paling Berpengaruh di Dunia

Jokowi dan KH Said Aqil Siradj Masuk 20 Besar Muslim Paling Berpengaruh di Dunia

Presiden Joko Widodo (Jokowi) masuk dalam daftar 500 tokoh muslim berpengaruh di dunia.

Jokowi berada di deretan 'Top 50' dalam daftar yang dirilis The Muslim 500 tersebut.


Presiden Jokowi bertengger di posisi ke-16 dari deretan 50 tokoh muslim dunia paling berpengaruh tahun 2019.

Penyelenggara daftar tokoh muslim berpengaruh di dunia dilakukan oleh The Royal Islamic Strategic Studies Centre yang berkedudukan di Amman, Jordania.

Mengutip buku 'Edisi Ulang Tahun Ke-10, 500 Muslim: 500 Muslim Dunia Paling Berpengaruh Tahun 2019, tercatat dari Indonesia ada empat tokoh yang masuk ke daftar muslim berpengaruh di dunia yakni Presiden Jokowi (16), Ketum PBNU Said Aqil Siradj (20), dan Habib Luthfi bin Yahya (37).

Adapun untuk peringkat teratas dikunci oleh Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan (1), Raja Saudi Salman bin Abdulaziz (2), aja Jordania Abdullah Hussein (3).

Jokowi Menurut The Muslim 500

Jokowi dinilai sebagai pemimpin populis, dan Presiden Indonesia pertama tidak berasal dari militer atau elit politik.

Dia berasal dari latar belakang keluarga sederhana keturunan Jawa. Ayahnya memiliki bisnis mebel kecil, yang sering tidak bisa memenuhi kebutuhan mereka.

Orangtuanya berjuang untuk menyekolahkan Jokowi di jenjang Universitas, di mana ia lulus di bidang kehutanan.

Setelah lulus, Jokowi bekerja selama tiga tahun di bidang Kehutanan, di badan usaha milik negara di Aceh sebelum kembali ke bisnis keluarga.

Jokowi adalah Walikota Surakarta sebelum menjadi Gubernur Jakarta pada September 2012.

Ia menjabat sebagai Walikota sukses yang menikmati hubungan dekat dengan rakyatnya.

Ia membangun reputasi menjadi seorang politisi bersih, menghindari tuduhan korupsi dan nepotisme yang mewabah di kebanyakan politisi.

Gubernur Jakarta: keberhasilan politiknya berlanjut dengan terpilih sebagai Gubernur Jakarta.

Dia dinilai sukses sebagai Gubernur melakukan terobosan atau reformasi dalam pendidikan, transportasi, pembenahan PKL dan pasar tradisional, dan melaksanakan pengendalian banjir.

Jokowi menjadi kandidat presiden, ketika Megawati Sukarnoputri, mantan Presiden Indonesia, memilih dirinya menjadi calon Presiden dari Partai PDI-Perjuangan.


Ia juga telah menikmati dukungan dari banyak musisi dan seniman (ia dilaporkan penikmat musik heavy metal), dan ini sangat membantunya pada kampanye presiden 2014.

"Budaya blusukan, Presiden Widodo telah menjadi terkenal dengan blusukan untuk melihat dan mendengar langsung dari aspirasi masyarakat. Hal ini memungkinkan dia untuk secara langsung mendengarkan kekhawatiran dan kritik, memungkinkan dia untuk mengembangkan hubungan pribadi yang erat dengan masyarakat," tulis The Muslim 500 dalam lamannya, seperti dikutip Tribunnews.com, Jumat (19/10/2018).

Meskipun pertumbuhan ekonomi tidak seperti yang diharapkan, namun investasi dalam infrastruktur dan pelayanan sosial masih akan membuat Jokowi masih menikmati dukungan kuat dari rakyat.

Ia juga masih dipandang sebagai pemimpin yang jujur dan tercatat sukses menyelenggarakan dan prestasi Asian Games 2018 di Jakarta.
Kini, Presiden Jokowi telah mengumumkan pencalonannya kembali menjadi calon presiden dalam pemilihan Presiden pada April mendatang.

Jokowi memilih Ma'ruf Amin sebagai pendampingnya. Ma'ruf Amin adalah Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI).(Sumber: The Muslim 500)

---

Artikel ini telah tayang di tribunjabar.id dengan judul Jokowi dan Ketua Umum PB NU Said Aqil Siradj Masuk 20 Besar Muslim Paling Berpengaruh di Dunia

Baca juga:

Apa Komentar anda?

Tidak ada komentar