Habib Umar bin Hafidz: Islam Menolak Fanatisme Beragama

Habib Umar bin Hafidz: Islam Menolak Fanatisme Beragama

Oleh: Deddy Juniawan(fb)

Dalam rangkaian kunjungannya di Indonesia, Habib Umar bin Hafidz hadir sebagai pembicara dalam Dialog Peradaban Lintas Agama yang diselenggarakan oleh Majelis Syuriah PBNU, Majelis Hubbul Wathon dan Mejelis Muwasholah di Hotel Aryaduta Jakarta, Sabtu 13 Oktober 2018.

Habib Umar bin Muhammad bin Salim bin Hafidz menegaskan bahwa agama Islam adalah agama yang mengajarkan umatnya untuk menolak fanatisme dalam beragama. Hal itu dicontohkan langsung oleh Al-Qur’an.

“Kami menemukan dalam Al-Qur'an bahwa sebutan Nabi Muhammad SAW hanya empat kali, sementara sebutan untuk Nabi Isa AS adalah belasan kali. Ini adalah bentuk penolakan Islam terhadap fanatisme,” kata Habib Umar bin Hafiz.

Habib umar juga mengatakan bahwa satu-satunya nama perempuan yang disebut di dalam Al-Qur’an adalah nama Siti Maryam, ibu dari Nabi Isa. Nama Siti Maryam, bahkan disebut dalam Al-Quran sebanyak 30 kali, sementara tidak sekalipun Al-Qur’an menyebut nama ibu Nabi Muhammad, Siti Aminah Azzahrah.

Selain Habib Umar sebagai pembicara dalam Dialog Peradaban Lintas Agama tersebut hadir pula bersama Romo Magnis Suseno, Pendeta Martin Sinaga, Bikku Dhammasubo, Rais Syuriah PBNU KH Musthofa Aqil Siraj.

Yenny Wahid, putri Presiden keempat RI Abdurrahman Wahid pun turut hadir menyampaikan pikirannya.

Baca juga:

Mereka yang mau memberontak negara tapi berlindung dibalik Kalimat tauhid, Khawarij namanya

Mereka yang mau memberontak negara tapi berlindung dibalik Kalimat tauhid, Khawarij namanya

Apa Komentar anda?

Tidak ada komentar