Gus Mus: Hapus Berita Yang Mengandung Kebencian, Jangan Dibagikan dan Tidak Perlu Komentar

Gus Mus: Hapus Berita Yang Mengandung Kebencian, Jangan Dibagikan dan Tidak Perlu Komentar

Media sosial telah memberi dampak yang cukup besar terhadap perilaku dan sikap setiap orang. Di satu sisi, media sosial bisa berdampak positif karena informasi dan pengetahuan bisa dengan mudah didapatkan di media sosial. Namun di sisi lain, media sosial memiliki sisi negatif karena informasi bohong (hoaks) atau informasi yang mengandung kebencian bisa dengan mudah disebarkan orang-orang yang tidak bertanggung jawab.

Menyikapi hal itu, KH Mustofa Bisri atau Gus Mus memberi pesan agar menghapus dan tidak menyebarkan berita-berita yang mengandung kebencian. Apabila seseorang mendapati informasi yang negatif, yang memecah belah, maka tidak perlu berpikir panjang untuk segera menghapus dan tidak perlu ikut berkomentar karena bisa berujung perpecahan.

“Kalau berita mengandung fitnah, kebencian dan bisa memecah-belah persaudaraan, sebaiknya tidak dibagikan. Bahkan, tidak perlu bertanya ‘bagaimana’ sekalipun. Tidak perlu komentar, apa lagi bertanya, langsung hapus saja,” kata Gus Mus

Gus Mus menambahkan, setiap orang pasti memiliki pilihan masing-masing dalam politik. Meskipun demikian, tidak perlu menjelekkan pasangan yang lain, justru yang harus ditampilkan adalah kebaikan agar suasana yang tercipta mengandung perdamaian. Dengan cara seperti itu, maka secara otomatis kita juga terlibat untuk menyebarkan pesan-pesan perdamaian dan ketenteraman.

“Punya pilihan silahkan, sampaikan tentang kebaikannya. Tetapi, tidak perlu menjelekkan pasangan lain. Sadarkan semua orang dengan rahmah, kasih sayang,” pungkasnya.[islamramah,co]

Baca juga:

Bagaimana Menyikapi Habib Bahar?

Bagaimana Menyikapi Habib Bahar?

Apa Komentar anda?

Tidak ada komentar