Demo Bela Bendera HTI di Malang Dibubarkan Warga dan Umat Islam

Demo Bela Bendera HTI di Malang Dibubarkan Warga dan Umat Islam

Aksi Demo Bela Bendera HTI yang digelar di depan Masjid Jami' Kota Malang, Minggu sejak 04.30 WIB, dibubarkan oleh Warga, Umat islam, polisi dan Wali Kota Malang Sutiaji.

Dilansir dari jatimnow.com, massa aksi sudah berkumpul sejak pukul 02.00 WIB di Masjid Jami' Malang.

Tak diketahui berasal dari mana saja peserta aksi Demo Bela Bendera HTI kali ini. Namun usai salat subuh, massa aksi yang mayoritas berpakaian putih-putih itu langsung menuju ke kawasan Alun-Alun Kota Malang.

Dengan membawa bendera ciri Khas HTI serta topi hitam bertuliskan kalimat tauhid, mereka hendak melakukan aksi.

Namun belum sampai aksi berlangsung, ratusan aparat kepolisian dan TNI sudah bersiaga sejak pukul 03.00 WIB, mulai memberikan imbauan agar para peserta aksi membubarkan diri.

Namun tak kunjung membubarkan diri, sekitar pukul 06.00 WIB, massa aksi Demo Bela Bendera HTI akhirnya diminta bubar untuk oleh aparat keamanan.

Tidak hanya itu beberapa warga dan Umat Islam juga meminta peserta aksi untuk membubarkan diri.


Sempat terjadi beberapa ketegangan, puncaknya seorang perempuan yang membawa balon hitam putih sempat direbut beberapa orang laki-laki dan mencoba meletuskan balonnya.

Kapolres Malang Kota AKBP Asfuri membenarkan belum memberikan izin aksi tersebut demi alasan keamanan dan ketertiban.

"Belum diizinkan. Tadi oleh Forkopimda diberikan hmbauan,  agar massa yang sudah datang ke Kota Malang untuk ikut bersama - sama menjaga kondusifitas Kota Malang," jawab Asfuri.

Di sisi lain, Wali Kota Malang Sutiaji yang juga mengawal jalannya aksi juga enggan berkomentar banyak.

"Janganlah mas. Nanti saja nunggu kondusif dulu," jelasnya.

Hingga pukul 06.30 WIB, ratusan massa aksi masih bertahan di kawasan Alun - Alun Kota Malang. Namun, tak lama kemudian massa aksi berangsur angsur membubarkan diri.

Baca juga:

Apa Komentar anda?

Tidak ada komentar