Sabtu, 05 Mei 2018

Innalillah, Eggy Sudjana Menuding KH Ma'ruf Amin sebagai Jokower dan diusulkan dipecat

MusliModerat.net - Politikus Partai Amanat Nasional (PAN), Eggy Sudjana menuding Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI), KH Ma'ruf Amin sebagai Jokowers alias barisan pendukung Presiden Joko Widodo (Jokowi). Tudingan itu didasarkan pada sikap MUI yang tidak bersuara atas kematian dua anak saat pembagian sembako di Monas pada Sabtu (28/4). Pembagian sembako itu disebut-sebut dan dikaitkan dengan pendukung Jokowi sebagai penyelenggara.

"Kita mempersoalkan MUI kok enggak ada suaranya. Padahal ini kepentingan kanalisasi persoalan umat. Jadi MUI seperti membiarkan saja. Apalagi ini bersinggungan dengan pendukung Jokowi. Umat harus dilayani dengan baik, jangan demikian," jelasnya saat jumpa pers di Kantor DPP PAN di Jalan Senopati, Jakarta Selatan, Kamis (3/5).

"Jelas dugaan MUI Jokower jadinya," lanjutnya.

Karena itu dia mengusulkan agar pengurus MUI lainnya membuat gerakan mosi tidak percaya kepada Ketua MUI. Lebih jauh Eggy mengusulkan agar KH Ma'ruf Amin dipecat.

"Kita usulkan Ketua MUI dipecat karena tidak mengurus agama justru kita yang sering dipersoalkan yang Islam," kata dia.

Eggy menuding ada upaya pemurtadan umat Islam yang hadir dalam acara pembagian sembako di Monas. Dia heran lantaran MUI hanya diam.

"Dalam konteks pembagian sembako di Monas itu sangat jelas lintas agama. Mengimbau umat Islam ribuan bahkan ratusan ribu yang kita tahu dan ada yang mati. Tapi MUI cicing wae. Bahasa Sundanya diam saja, enggak ada protes," ujarnya.

Dia kemudian menghubungkan dengan agenda massa 212 dimana pihaknya membela MUI. Tapi MUI berlaku diskriminatif dan tidak berani melawan kekuasaan.

"Oleh karena itulah kita menduga ini Jokowers," ujarnya.

Meski demikian Eggy mengaku tetap menghormati MUI dan KH Ma'ruf Amin sebagai ulama. "Tapi jangan berperilaku tidak objektif, tidak adil, tidak memimpin rakyat dengan sebaik-baiknya," ujarnya. [noe]

Sumber :merdeka.com
Advertisement

Advertisement