Rabu, 04 April 2018

Wakili PWNU Jatim, GP Ansor Laporkan Puisi Sukmawati

MusliModerat.net -  Menanggapi viralnya video puisi Sukmawati Soekarno yang mengandung unsur SARA, Gerakan Pemuda (GP) Ansor melaporkan hal ini ke polisi. Didampingi Banser, lima perwakilan GP Ansor ini datang ke Polda Jatim.

"Saya mewakili Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) menindaklanjuti pernyataan tentang penyampaian puisi dari Sukmawati," ujar Ketua PW GP Ansor Jatim Rudi Tri Wahid ditemui usai melapor di Polda Jatim, Jalan Ahmad Yani, Surabaya, Selasa (03/04/2018).

Rudi mengaku mempercayakan ini kepada polisi untuk ditindaklanjuti dan diproses. Dia menambahkan laporan ini dibuat guna mengantisipasi keributan dan mengakhiri kegaduhan yang sedang terjadi di masyarakat. 


"Bentuknya laporan atau pengaduan. Kami lebih mengantisipasi keributan yang ada di masyarakat, perkara kemudian dikategorikan apa itu perkara polisi," tambah Rudi. 

Kegaduhan dan keresahan inilah yang tidak diinginkan pihak PWNU terjadi di Jawa Timur. Sementara untuk penyebab kejadian, Rudi mengatakan semua orang sudah cukup memahami hal ini karena video tersebut telah tersebar luas di jejaring sosial. 

"Penyebab kejadian kan ada, nah itu kami serahkan ke polisi," ujarnya. 

Tak hanya itu, dalam laporannya, pihak Ansor tak lupa membawa bukti-bukti. Seperti pernyataan dari yang bersangkutan, link video, juga link berita terkait.


Usai melaporkan hal ini, selain menunggu upaya dari polisi, pihaknya juga akan mengawal kasus ini hingga tuntas. Rudi juga menyerahkan semuanya kepada pihak polisi, dia berharap agar permasalahan ini segera bisa dituntaskan dan tidak menambah kegaduhan dan keresahan di Jatim. 

Dia juga ingin polisi sebagai penegak hukum bisa menyelesaikan ini dengan baik. Terlebih jika dinyatakan bersalah, pelaku bisa dijatuhi hukuman sesuai pasalnya. 

"Negara ini negara hukum, maka biar tidak ada kegaduhan ya kita proses secara hukum," tandas Rudi.

Sumber: Detik.com
Advertisement

Advertisement