Sujiwo Tedjo: Selamat Harlah Ansor, Salam Jancuk!

Sujiwo Tedjo: Selamat Harlah Ansor, Salam Jancuk!

MusliModerat.net - Presiden Jancuker Sujiwo Tedjo termasuk yang mengucapkan selamat saat hari lahir ke-84 Gerakan Pemuda Ansor pada 24 April lalu. Ucapan disampaikannya melalui sebuah video pendek yang diunggah di akun Twitternya @sudjiwotedjo. 

“Assalamu’alaikum warahmatullah wabarakatuh. Hari ini ansor ulang tahun yang ke-84. Selamat ulang tahun, met milad. Semoga tetap menjalankan amanah terutama dari Mbah LIem di Klaten, NKRI harga mati. Selamat harlah 84 Ansor. Salam jancuk!!!

Dalang mbeling asal Jawa Timur itu saat mengucapkan harlah, mengenakan kostum khasnya, bertopi laken warna coklat, berkacamata, berkaus oblong warna hitam dengan satu tulisan di dada berwana putih. Serta bawahannya mengenakan sarung hitam dan sepatu hitam pula.

Saat itu, ia berada di sebuat ruangan berlatar belakang dinding dan lantai berwarna krem. Di samping kirinya ada semacam barongan dengan muka menganga yang disangga meja berkaki empat. 

Sembari mengucapkan harlah, ia menanggalkan jaket hitam. Diletakkan di sebalah kanannya. Kemudian ia mengenakan jaket Banser. Ketika mengucapkan NKRI harga mati, tangan kanannya terkepal dan diangkat di depan dadanya. Kemudian bertolak pinggang. 

Ketika mengucapkan salam jancuk, dadanya dibusungkan, sementara telunjuk tangan kanannya menunjuk ke aksara di kaus bagian dadanya. Kepalanya tertunduk sambil menatap telunjuk yang menunjuk dadanya itu.  
  
Ketua Umum Pimpinan Pusat GP Ansor Yaqut Cholil Qoumas melalui akun Twitter pribadinya meretwitt video itu sembari mengatakan, Matur nuwun mbah @sudjiwotedjo Jancuk panjenengan mugi dados pandonga sae.. #harlah84Ansor. 

Gerakan Pemuda Ansor lahir pada 1934. Mulanya bernama Ansor Nahdlatoel Oelama (ANO). Waktu itu NU menggunakan ejaan lama yaitu Nahdlatoel Oelama. Dengan mengambil nama itu, atas usulan Kiai Abdul Wahab Hasbullah, Ansor adalah organisasai yang berusaha menolong agama Islam, tabarukan kepada sahabat Nabi di Madinah yang menjadi pembela dan penolong perjuangannya dalam menyebarkan Islam.  (Abdullah Alawi/NU Online)

Baca juga:

Apa Komentar anda?