Selasa, 03 April 2018

Soal Puisi Sukmawati, KH Cholil Nafis: Bangga Tidak Paham Syariah bagi Muslimah adalah Kecelakaan

MusliModerat.net - Puisi karangan Sukmawati Soekarnoputri, “Ibu Indonesia” mendapat reaksi keras dari publik, khususnya warganet. Mereka menilai, patut diduga Sukmawati telah berusaha menyinggung ajaran-ajaran Islam. Puisi berjudul Ibu Indonesia itu dinilai akibat ketidaktahuan Sukmawati tentang Syariat Islam.

Bahkan diduga, puisi yang dibacakannya di acara Indonesia Fashion Week 2018 di Jakarta Convention Center (JCC) Kamis lalu itu mengandung unsur SARA yang menyakiti umat Muslim di tanah air.

Berikut penjelasan resmi KH. M. Cholil Nafis, Wakil Ketua LBM PBNU (2005-2015), yang dirilis ngopibareng.id.

1. Tak mengerti syariat Islam bagi pemula itu keniscayan tapi bangga dg tak paham syariah bagi muslimah adalah "kecelakan". Syariah itu sumber ajaran Islam yg wajib diketahui oleh pemeluknya. Syariah itu original dari Allah SWT. #puisiituaja

2. Cadar itu produk fikih dari ijtihad ulama yg meyakini sbg syariah berdasarkan dalil al Qur'an surat an-Nur: 31, khususnya menurut pendapat Ibnu Mas'd. Walaupun sebagian ulama yg tak mewajibkan cadar, Namun tak soal keindahan semata krn juga soal kepatuhan kpd Allah SWT. #puisiituaja

3. Adzan itu syi'ar Islam untuk memberi tahu dan memangil  mendirikan shalat. Adzan bukan sekedar soal merdu suara muadzdzinnya dikuping, tapi bagi muslim Adzan itu menembus hati krn berisi keaguangan Allah, syahadat dan ajakan utk meraih kebahagiaan. #puisiituaja

4. Cadar dan adzan menyangkut keyakinan bukan soal keindahan, meskipun keduanya itu tak saling bertentangan. Tak layak membandingkan sesuatu yg memang tdk utk dibandingkan apalagi wilayah subjektif individu dan pelantunnya. Mana kebhinekaannya itu yg didengungkan #puisiituaja

5. Adzan berasal dari mimpi Abdullah bin Zaid bin Abdi rabbih yang sama dg mimpi Sayyidina Umar bin Khaththab ttg memberi tahu waktu shalat yg kemudian dibenarkan oleh Nabi saw dan langsung dipraktikkan oleh Bilal bin Rabah. Ini mimpi yg benar sbg hadits taqriri. #puisiituaja

6. Nabi saw. bersabda: Mimpi orang shaleh itu bagian dari 46 jalannya kenabian. Bhw mimpi bisa berperan sbg wahyu sbgaimana mimpi model adzan yg dialami oleh Abdullah bin Zaid dan Sayyidina Umar bin Khaththab yg kemudian ditetepkan oleh Nabi saw sbg hadits Nabi saw. #puisiituaja

7. Nusantara ini kaya dg budaya dannilai. Menilai keindahan tdk boleh merendahkan yg lain. Klaim merek kecap nomer 1 boleh saja asalkan jangan dibandingkan apalagi merendahkan kecap yg lain. Tak elok menyinggung yg lain utk membangun kerukunan dlm kebhinekaan.

#puisiituaja

Berikut ini puisi lengkap Sukmawati:

Ibu Indonesia

Aku tak tahu Syariat Islam
Yang kutahu sari konde ibu Indonesia sangatlah indah
Lebih cantik dari cadar dirimu
Gerai tekukan rambutnya suci
Sesuci kain pembungkus ujudmu
Rasa ciptanya sangatlah beraneka
Menyatu dengan kodrat alam sekitar
Jari jemarinya berbau getah hutan
Peluh tersentuh angin

lautLihatlah ibu Indonesia
Saat penglihatanmu semakin asing
Supaya kau dapat mengingat 
Kecantikan asli dari bangsamu
Jika kau ingin menjadi cantik, sehat, berbudi, dan kreatif
Selamat datang di duniaku,

bumi Ibu IndonesiaAku tak tahu syariat Islam
Yang kutahu suara kidung Ibu Indonesia, sangatlah elok
Lebih merdu dari alunan adzan mu
Gemulai gerak tarinya adalah ibadah
Semurni irama puja kepada Illahi
Nafas doanya berpadu cipta
Helai demi helai benang tertenun
Lelehan demi lelehan damar mengalun

Canting menggores ayat ayat alam surgawiPandanglah Ibu Indonesia
Saat pandanganmu semakin pudar
Supaya kau dapat mengetahui kemolekan sejati dari bangsamu
Sudah sejak dahulu kala riwayat bangsa beradab ini cinta dan hormat kepada ibu Indonesia dan kaumnya. (adi)


Dishare dan disunting dari ngopibareng.id
Advertisement

Advertisement