Rabu, 04 April 2018

Presiden Jokowi: Jika Ulama dan Umara Beriringan Negara Aman Tenteram

MusliModerat.net - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengundang perwakilan ulama dari Jawa Barat untuk bertukar pikiran di Istana Negara, Jakarta. Jokowi mengatakan jika ulama dan umara (pemimpin pemerintahan) bisa berjaan beriringan, maka negara akan aman.

“Yang paling penting, apabila ulama dan umara ini berjalan beriringan, insyaallah negara ini aman tenteram,” kata Jokowi di Istana Merdeka, Jl Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat, Selasa (3/4/2018).


Kehadiran perwakilan ulama-ulama dari daerah sebenarnya bukan baru kali ini. Jokowi mengatakan, jika ada ulama yang ingin memberikan masukan bagi pemerintah, maka Istana Kepresidenan siap menerima.


“Ya terserah dari ulama-ulama yang ada di provinsi itu, kalau beliau-beliau memang ingin memberikan masukan-masukan, input-input bagi kebaikan provinsi, kebaikan daerah maupun kebaikan negara ini, ya kita terima di Istana,” kata Jokowi.

Bagi Jokowi, masukan dari para ulama betul-betul masukan dari masyarakat. Jokowi meyakini para ulama selalu bersentuhan langsung dengan umat.

“Beliau-beliau ini yang mendengar keluhan-keluhan, kan beliau. Jadi kita ini menampung kemudian membuat kebijakan-kebijakan yang sesuai kebutuhan yang ada di bawah,” katanya.

Sementara itu, Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Jawa Barat Rachmat Syafei mengatakan dalam pertemuan dengan Presiden Jokowi para ulama mendapat penjelasan yang gamblang mengenai persoalan yang dihadapi Pemerintah. Terutama berkaitan dengan berita bohong alias hoax.

Dia pun menyarankan agar media selalu selektif dalam menyiarkan pemberitaan. “Harus selektif memberitakan yang harus berdasarkan data, apabila tidak itu sangat menyesatkan masyarakat,” katanya.

Dia juga mengatakan, penyiaran berita yang baik dan berdampak positif sama halnya dengan bersedekah.

“Kalau toh tidak bisa sedekah, jangan mengganggu saja sudah sedekah itu. Lebih-lebih kalau memberitakan yang menggerakakn masyarakat secara positif, sedekahnya itu kalau tidak punya uang itu sedekah yang paling besar bagi kita,” jelasnya.

(detik.com/)
Advertisement

Advertisement