Ibu Nyai Sinta Nuriyah, Kartini Indonesia yang Masuk Kategori 100 Orang Paling Berpengaruh Versi Time

Ibu Nyai Sinta Nuriyah, Kartini Indonesia yang Masuk Kategori 100 Orang Paling Berpengaruh Versi Time

MusliModerat.net - 21 April 2018, salah satu perempuan Indonesia menorehkan prestasi di kancah internasional bertepatan di hari perayaan emansipasi perempuan, Hari Kartini. Ibu Sinta Nuriyah yang merupakan istri dari  almaghfurllah Gus Dur, menjadi satu-satunya orang Indonesia yang berada dalam daftar Orang Paling Berpengaruh 2018 menurut majalah TIME.

Majalah TIME memilih Ibu Sinta karena keteguhannya merawat kebinnekaan, toleransi, dan dukungannya yang tanpa henti pada kaum lemah dan tertindas. Sehingga bisa disebut bahwa beliau merupakan salah satu penerus perjuangan RA. Kartini, yang memerjuangkan orang-orang lemah dan tertindas.

“Dia memilih untuk mendukung mereka yang lemah daripada kemapanan tanpa risiko sebagai janda mantan Presiden,” tulis Majalah TIME mengenai pilihannya pada Bu Sinta Nuriyah sebagaimana dikutip dari website Gusdurian.

Selama 18 tahun terakhir ini, Ibu Sinta tak pernah berhenti berkeliling ke pelosok Indonesia untuk melakukan sahur dan buka bersama keliling, melibatkan komunitas lintas iman dan kalangan masyarakat bawah.

Perjuangan itu bukannya tanpa risiko. Beberapa kali kegiatan Bu Sinta ditolak atau mendapatkan ancaman dari kelompok garis keras. Meski begitu, langkah Bu Sinta tidak pernah surut. Majalah TIME memasukkan Bu Sinta dalam kategori “Ikon”, bersanding dengan Tarana Burke penggagas gerakan #metoo.

Para tokoh dunia lain yang masuk dalam daftar ini di antaranya adalah Putra Mahkota Arab Saudi Mohammed bin Salman, Perdana Menteri Kanada Justin Trudeau, dan Presiden Cina Xi Jinping.

Dia tetap memilih untuk memberi perlindungan dan advokasi pada perempuan transgender dan kaum lemah lain, daripada duduk santai sebagai mantan Ibu Negara.

Semoga kedepannya, akan muncul Sinta Nuriyah lain yang mempu meneruskan perjuangan RA. Kartini di masanya.[islami.co]

Baca juga:

Apa Komentar anda?