Polri: Hoax Penyerangan Ulama yang Disebar MCA untuk Ganggu Pemerintahan yang Sah

Polri: Hoax Penyerangan Ulama yang Disebar MCA untuk Ganggu Pemerintahan yang Sah

MusliModerat.net - Isu penganiayaan terhadap ulama dan para tokoh agama yang sempat viral di media sosial rupanya dibentuk oleh Muslim Cyber Army (MCA) dan eks Saracen dengan muatan politis. Selain untuk menjatuhkan legitimasi pemerintahan yang sah juga untuk mengganggu situasi politik saat ini.

"Dari hasil pendalaman tim Siber, dilakukan oleh eks Saracen dan muslim Cyber Army. Apa yang dilakukan oleh kelompok ini ini motifnya motif politik," ujar Staf Ahli Bidang Sosial dan Ekonomi Mabes Polri Irjen Gatot Eddy Pramono dalam konferensi pers di Mabes Polri, Jakarta, Senin (5/3).
Gatot menerangkan, penyebaran hoaks penyerangan terhadap ulama di media sosial sangat berbahaya dan dapat menimbulkan konflik sosial yang besar. 


"Dengan menyebarkan isu hoaks, mereka berharap dapat mengganggu pemerintahan dan menimbulkan ketakutan dengan memecah bangsa dan konflik sosial yang besar," lanjut Gatot menjelaskan. 


"Hoaks ini akan memunculkan pemerintah tidak dapat mengelola bangsa ini. Itu harapannya. Hoaks itu betul-betul berbahaya," tuturnya.
Dari isu penganiayaan terhadap ulama dan tokoh agama ini, Mabes Polri menyatakan dari 45 kejadian, hanya 3 yang benar-benar terjadi dan  itu pun dilakukan oleh orang dengan gangguan jiwa. [kumparan.com]

Baca juga:

Apa Komentar anda?