Kenapa Negara-Negara Arab Selalu Konflik?

Kenapa Negara-Negara Arab Selalu Konflik?

MusliModerat.net - Potensi Konflik Di Semenanjung Arab


ﻋﻦ ﺟﺎﺑﺮ، ﻗﺎﻝ: ﺳﻤﻌﺖ اﻟﻨﺒﻲ ﺻﻠﻰ اﻟﻠﻪ ﻋﻠﻴﻪ ﻭﺳﻠﻢ، ﻳﻘﻮﻝ: «ﺇﻥ اﻟﺸﻴﻄﺎﻥ ﻗﺪ ﺃﻳﺲ ﺃﻥ ﻳﻌﺒﺪﻩ اﻟﻤﺼﻠﻮﻥ ﻓﻲ ﺟﺰﻳﺮﺓ اﻟﻌﺮﺏ، ﻭﻟﻜﻦ ﻓﻲ اﻟﺘﺤﺮﻳﺶ ﺑﻴﻨﻬﻢ»

Dari Jabir ia mendengar Rasulullah shalallahu alaihi wasallam bersabda: "Sungguh syetan telah berputus asa untuk disembah di jazirah Arab ini. Namun syetan mengadu domba di antara mereka" (HR Muslim)


ﺷ (ﻭﻟﻜﻦ ﻓﻲ اﻟﺘﺤﺮﻳﺶ ﺑﻴﻨﻬﻢ) ﺃﻱ ﻭﻟﻜﻨﻪ ﻳﺴﻌﻰ ﻓﻲ اﻟﺘﺤﺮﻳﺶ ﺑﻴﻨﻬﻢ ﺑﺎﻟﺨﺼﻮﻣﺎﺕ ﻭاﻟﺸﺤﻨﺎء ﻭاﻟﺤﺮﻭﺏ ﻭاﻟﻔﺘﻦ ﻭﻏﻴﺮﻫﺎ]

Syarah: "Yakni syetan berupaya menyulut pertengkaran, kebencian, peperangan, fitnah (ujian) dan sebagainya"

Di Iraq ada presiden Sunni, Saddam Hussein, media membentuk perspektif tentang beliau seolah otoriter, kejam, pembunuh rakyat dan seterusnya. Pihak luar datang membantu menumbangkan rezim Saddam ini, ia pun dihukum mati. Damaikah Iraq saat ini? Jawab sendiri.

Di Libya ada presiden Sunni yang lama berkuasa, Muammar Qaddafi. Saya mendengar dari beberapa pelajar santri yang kuliah disana bahwa jika beliau menjadi Imam Jumat pada rakaat pertama yang beliau baca adalah Surat Yasin. Beliau juga dikenal Hafidzul Qur'an. Lagi-lagi beliau digambarkan sosok diktator, dan stempel seram lainnya. Beliau pun terbunuh di tangan rakyatnya sendiri. Setelah tumbang apakah Libya aman? Renungkan sendiri.

Saya husnudzan kepada para ulama Sunni di Suriah yang seolah bersama dengan pemerintahan yang dituduhkan bermacam macam ini, adalah untuk menjaga kondusifitas dan kemaslahatan bagi umat yang di zaman Nabi disebut Negeri Syam ini. Sebab jika presiden yang sah dijatuhkan, maka petaka kehancuran akan merebak ke seantero negeri.

Dishare dari Kiai Ma'ruf Khozin

Baca juga:

Apa Komentar anda?