Rabu, 14 Maret 2018

Gus Mus: Medsos Bikin Gila, tapi Jangan Sampai Ikut Gila

MusliModerat.net -  Jangan sampai kehilangan akal sehat, pemberian Gusti Allah. Meski medsos bikin gila, Jangan ikut gila. 

Kalimat tersebut menjadi pesan pengasuh Pondok Pesantren Raudlatut Thalibien Rembang KH A. Mustofa Bisri yang akrab disapa Gus Mus, dalam menyikapi banyaknya berita hoax, terutama dalam kasus Muslim Cyber Army (MCA). 



Gus Mus menyatakan sebagai negara hukum, Indonesia harus tegas menindak para pelaku dan tidak boleh ditolelir. Sebab, jika pelanggar ditolelir akhirnya hukum tidak akan dihargai.

"Negara harus tegas, siapun yang melakukan harus ditindak tegas," katanya.

Diketahui sampai saat ini keberadaan aktor intelektual kelompok MCA, yang diduga menyebarkan berita bohong dan ujaran kebencian belum ditemukan.

Kepolisian pun telah mengklaim telah menemukan kaitan antara kelompok itu dengan kelompok Saracen, yang dibongkar polisi tahun lalu.


Meski belum diketahui pelakunya, Gus Mus berharap pihak kepolisian terus aktif melaksanakan tugasnya. 

"Ini negara teka-teki. Serahkan semua pada Polisi. Polisi nanti tahu siapa. Kita ga usah jadi polisi. Kita jaga jati diri kita sendiri saja," tambahnya.

Diketahui, Gus Mus hadir di Kota Malang, dalam rangka mengisi Dialog Kebersamaan di Unikama, Kota Malang, Jawa Timur, Selasa (13/3/2018).

Dalam pemaparannya, Gus Mus menjelaskan tentang pentingnya menjaga persatuan dan merawat ke Bhinnekaan.

"Negara ini harus menyadari bahwa Indonesia ini rumah kita. Harus kita jaga bersama-sama," tandasnya. (*timesindonesia.com)
Advertisement

Advertisement