Jumat, 16 Maret 2018

Astaghfirullah! Rumah Pengurus NU Diberondong Tembakan Airsoft Gun

MusliModerat.net - Aksis teror kembali mengancam ketenangan di wilayah Kabupaten Mojokerto. Kali ini, menimpa rumah Nasikan, 59, warga Dusun//Desa Kejagan RT 4/RW 1, Kecamatan Trowulan, Kabupaten Mojokerto.

Rumah salah satu pengurus Ranting Nahdatul Ulama (NU) Kejagan ini dihujani 17 kali tembakan oleh orang tak dikenal. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Belakangan, diduga tembakan itu diketahui berasal dari senjata jenis airsoft gun.

Nasikan menceritakan, penembakan ini terjadi pada Senin (12/3) sekitar pukul 03.45. Kali pertama diketahui oleh tetangganya, Mashuri, 44. Menjelang subuh, Mashuri mendengar ada suara berondongan tembakan seperti bunyi letupan senapan angin. Seketika itu, Mashuri, mengintip dari jendela untuk memastikan sumber suara tersebut.

”Dia (Mashuri, Red) melihat ada sebuah mobil di depan rumah saya,” terangnya. Diduga, orang yang berada di dalam mobil itulah yang melakukan aksi penembakan tersebut. Pasalnya, pasca memberondong peluru, kendaraan jenis low MPV (Multi Purpose Vehicle) tersebut langsung melaju ke arah keluar desa.

Kendati demikian, tetangga yang bertempat tinggal persis di depan rumahnya itu tidak menaruh curiga apa pun. ”Dikiranya suara mobil mbrebet (mogok, Red),” jelasnya. Nasikan pun yang kala itu sedang tertidur mengaku tidak mendengar suara tembakan. ”Subuh saya bangun untuk salat ke musala seperti biasa,” jelasnya.

Bahkan, setelah menunaikan Salat Subuh berjamaah, Nasikan kembali pulang. Dia pun masih belum menegetahui jika rumahnya menjadi sasaran aksi penembakan yang hingga kini masih misterius tersebut. Kejadian itu baru diketahui sekitar 05.30, ketika istrinya, Nursiatin, 56, sedang menyapu rumahnya. Di lantai ruang tamu, Nursiatin menemukan butiran peluru atau pelor. Selain itu, dia juga melihat kaca ruang tamunya yang telah berlubang.

Merasa ada yang janggal, Nursiatin segera memberitahukan kepada suaminya. Setelah ditelusuri, total ditemukan sebanyak 17 titik lubang bekas pelor yang menghujam rumahnya. Masing-masing 10 lubang yang menembus kaca depan rumah, 5 lubang membekas di pilar teras rumah, dan 2 lubang di meja kayu yang saat itu terletak di teras rumah. Sedangkan, pelor yang ditemukan sebanyak 16 proyektil yang berserakan di lantai ruang tamu, teras, dan di halaman rumahnya.

Pria yang sehari-hari bekerja sebagai tukang loak yang menjual onderdil bekas sepeda onthel di PDS Jombang ini menyatakan, selama ini merasa tidak terlibat masalah dengan orang lain. Dirinya juga tidak mengetahui kenapa rumahnya menjadi sasaran penembakan.

”Tidak ada masalah. Baik hubungan sesama pedagang, organisasi, maupun tetangga,” terangnya kepada Jawa Pos Radar Mojokerto. Nasikan menyatakan, saat ini, dirinya tercatat sebagai salah satu anggota pengurus Ranting NU Desa Kejagan, Kecamatan Trowulan.

Selain istrinya, di rumah tersebut juga ditinggali anaknya, Miftakhul Huda, 37. Putra pertamanya itu juga tercatat sebagai pengurus aktif di GP Ansor Ranting Desa Kejagan. ”Makanya, saya juga tidak khawatir dengan kejadian ini, karena memang saya tidak ada masalah dengan siapa pun,” pungkasnya.

Sementara itu, Kapolres Mojokerto AKBP Leonardus Simarmata menyatakan, berdasarkan hasil penyelidikan di tempat kejadian perkara (TKP), dia memastikan, bahwa pelaku penembakan menggunakan senjata jenis airsoft gun. ”Penembakan dilakukan menggunakan airsoft gun. Karena dari fakta di lapangan, kita mengamankan barang bukti peluru jenis gotri,” ujarnya.

Dia menyatakan, pihaknya masih melakukan penelusuran terkait siapa pelaku di balik penembakan misterius itu. Begitu juga tentang motif yang menyasar rumah salah satu pengurus Ranting NU Desa Kejagan ini.

Namun, perwira yang akrab disapa Leo ini enggan berspekulasi terlalu jauh apakah kasus tersebut bermotif teror atau pengerusakan. Karena saat ini petugas sedang melakukan pendalaman dengan memeriksa saksi-saksi dan mengumpulkan bukti lain di lapangan. ”Kita sedang melakukan penyelidikan untuk mencari pelaku. Motifnya juga masih dalam pendalaman,” tandasnya.

(mj/ram/ris/JPR)

Sumber: Jawapos.com
Advertisement

Advertisement