Kamis, 15 Maret 2018

Agar tak Terulang, Takmir Masjid se Jabodetabek Sepakat Cegah Politisasi Masjid

MusliModerat.net - Dengan mengharap ridho Allah dan semangat Hubbul wathon minal iman, pada hari Kamis, 15 Maret 2018, jam 10.00 – 14.30 Forum Rembuk Masjid Indonesia (FORMASI) yg dipimpin oleh Gus Sholeh Marzuki dan dibantu oleh team diantaranya Ustadz Zamroni, Ahmad Sayuti dan Muhamnad Nurul dkk, akan menggelar perhelatan besar, yaitu acara Silaturrahmi Akbar Takmir Masjid Se-JABODETABEK dengan tema: “Cegah Politisasi Masjid, untuk Ukhuwah Islamiyah dan Wathoniyah.” Oleh Panitia acara ini ditempatkan di Aula Sakinah, Masjid Agung Sunda Kelapa, Menteng Jakarta Pusat.

Muhammad Nurul selaku Humas Panitia menyampaikan, bahwa Panitia mengundang sekitar 700 – 800 undangan, yg meliputi unsur DKM atau Takmir Masjid, Remaja Masjid (REMAS), Mahasiswa/i Islam, Para Santri dan Muslimat dari berbagai Majelis Taklim di Jakarta sekitarnya.

Panitia mengundang 150 Takmir Masjid atau DKM Se Jabodetabek, Alhamdulillah 150 Takmir yg diundang telah yg membalas undangan Panitia dan bersedia hadir, demikian kata Ustadz Zamroni selaku Panitia inti yg bertanggung jawab hadirnya 150 Takmir Masjid se Jabodetabek.

Panitia telah mengundang Asatidz, Asatidzah, para Kyai dan Ulama. Diantaranya :
•KH Muh Nova Andika, SE, MBA. (Alumni Gontor)
•KH Drs Ahmad Shodiq (Pengurus Pusat LDNU)
•Syaikh DR KH Shohibul Faroji Azmatkhan, MA.
•KH Nuril Arifin, MBA. (Panglima PGN)
•KH Ahmad Rofi’i
•KH Saiful Bahri
•KH Miftahul Falah
Dan lain lain.
Demikian yg disampaikan oleh Ketua Panitia Ahmad Sayuti dkk.

TUJUAN ACARA :
Adapun tujuan Panitia mengadakan acara ini adalah :
1. Menolak segala bentuk kampanye di Masjid atau Mencegah Politisasi Masjid.
2. Mengembalikan fungsi utama Masjid yaitu tempat untuk beribadah kepada Allah SWT dan tempat untuk menyampaikan pesan-pesan suci agama Islam yg Rahmatan Lil’Alamin, bahwa ajaran Islam, pesan moral utamanya adalah kasih sayang dan perdamain tanpa adanya diskriminasi SARA, karena inti ajaran Islam adalah merahmati atau memberkati seluruh jagad raya atau semesta alam beserta isinya.
3. Masjid harus menjadi sarana untuk mewujudkan Ukhuwah Islamiyah dan Wathoniyah, yaitu sarana mempersatukan umat bukan dijadikan sarana memecah bela dan memperuncing perbedaan
4. Menjadikan Masjid sebagai pusat kegiatan keagamaan dan menjadikan mimbar-mimbar Masjid sebagai media untuk menyampaikan dakwah atau ajakan menjalankan ajaran agama secara sejuk dan damai, menerima perbedaan dan saling menjunjung tinggi toleransi bukan caci maki, ujaran kebencian dan ajakan permusuhan.
5. Mencegah masuknya Khotib Jumat & Pencerama Masjid yg berpaham radikal, takfiri, intoleran, ujaran kebencian dan anti Pancasila.

(GSM FORMASI)

Kumparan/
Advertisement

Advertisement