Senin, 12 Februari 2018

Uniknya Jamaah Umrah ini, Ibadah Sa’i Diselingi Baca Pancasila Berjamaah



MusliModerat.net - Hari ini, Senin (12/2/2018) laman youtube dijejali video pendek, durasi 1.49 detik, isinya jamaah umrah sedang Sa’i. Lucunya, di tengah-tengah doa Sa’i yang dibaca secara berjamaah, puluhan jamaahnya diajak membaca Pancasila sampai tuntas, secara bergantian.

Sang Imam awalnya membaca doa Sa’i seperti biasanya, diawali takbir lalu disambung dengan  istighfar. Kalimat ini dibaca bergantian layaknya imam tahlil, rabbighfir warham wa’fu watakarram watajaawaz ‘ammaa ta’lamu, innaka ta’lamu, mala na’lamu, Innaka antallahul a’azzul akram.”

Masih dalam perjalanan antara bukit Shafa dan Marwa itu, puluhan makmum pun dengan kompak menirukan. Usai doa di atas, sang imam lalu membaca teks Pancasila, persis saat upacara bendera. Jamaah pun mengukuti dengan sempurna. Aneh, dan unik. Karenanya ada jamaah yang sempat cekikikan atau tertawa.

Dalam hal bacaan doa dan dzikir selama melakukan Thawaf dan Sa’i, jamaah bisa memiilih doa dan dzikir mana saja yang dirasanya baik, meski tanpa mengikat diri dengan suatu do’a tertentu. Jamaan umrah dan haji juga dapat mengikuti apa yang diajarkan Muthawwif – pembimbing – Thawaf atau Sa’i. Dalam hal ini tidak ada jenis doa dan dzikir tertentu yang diharuskan oleh syara’ (hukum agama).

Dalam buku-buku panduan umrah dan haji yang diterbitkan oleh pihak biro travel umrah haji memang banyak menyebutkan bahwa ada do’a dan dzikir tertentu yang dibaca pada saat putaran pertama, kedua, ketiga dan seterusnya. Namun tetap saja hukumnya tidak wajib.

Jamaah umrah dan haji yang berthawaf dan bersa’i boleh berdo’a apa saja yang dirasanya baik, berupa kepentingan dunia dan akhirat, buat diri sendiri, kaum keluarga dan kerabat, tetangga, jamaah majelis taklim serta teman-teman usaha dan rekan kerja, atau bahkan untuk bangsa dan negara.

Tentu saja, doa-doa yang diajarkan Rasulullah Muhammad saw adalah lebih baik, karena itu berarti mengamalkan sunnah Nabi yang sudah pasti ada tambahan pahala dan menunjukkan kecintaan kepada beliau. (mky)
Advertisement

Advertisement