[Mengungkap Misteri] Kenapa Mbah Wali Gus Dur Memilih Tinggal di Ciganjur?

[Mengungkap Misteri] Kenapa Mbah Wali Gus Dur Memilih Tinggal di Ciganjur?

MusliModerat.net - Ternyata pemilihan Ciganjur sebagai ndalem bagi Mbah Wali Gus Dur sekeluarga bukanlah sebuah kebetulan. Melainkan karena Mbah Wali memang sengaja dengan niat tabarukan. Kok bisa?

Alkisah, Mbah Wali medar sabda, memiliki rumah pribadi sebenarnya bukan prioritas utama bagi beliau. Di tengah-tengah khidmah beliau untuk NU, beliau sangat cuek, tidak memikirkan tempat tinggal.

Hingga suatu hari, beliau tertarik sekali, di “pedalaman” Jakarta Selatan, ada satu wilayah yang bernama Ciganjur. Mendengar nama ini, beliau mengupayakan sebisa mungkin membeli tanah di sana. Mengapa? Karena “Ci” dalam bahasa Sunda sama dengan “sungai” dan “Ganjur” adalah nama alat musik yang di Jawa disebut sebagai “Genjur”.

“Salah satu simbah-simbah saya ada yang namanya Ki Ageng Genjur”, dhawuh Mbah Wali. Karena itu, beliau berniat tabarukan dengan tempat yang namanya Ciganjur. Di sanalah beliau bertempat dengan segala kesederhanaannya. Membangun rumah yang sederhana, tidak lebih bagus daripada rumah kita orang umumnya.

Barulah setelah Mbah Wali didaulat sebagai Presiden Republik Indonesia periode 1999-2001, negara merasa malu. “Negara merasa malu. Masak presiden kok rumahnya jelek”, tutur beliau. Maka rumah Ciganjur yang berdiri saat ini dibangunkan oleh Negara, bukan oleh Mbah Wali sendiri.

Maka dengan barokah Ki Ageng Genjur dan barokah Mbah Wali Gus Dur, Gusti Allah menjadikan Ciganjur menjadi terkenal di seantero dunia. Nama itu menjadi “keramat” bagi kita dan akan melekat erat, terutama bagi siapa saja yang pernah bersentuhan dengan Mbah Wali sekeluarga.

Sumber: Shuniya Ruhama

Baca juga:

Apa Komentar anda?