Minggu, 04 Februari 2018

Meluruskan Ustad Yahya Badrusalam yang Sebut "Sufi itu Menyimpang"

MusliModerat.net - Viral video ustad Wahabi Abu Yahya Badrussalam yang menyebut ajaran Sufi menyimpang karena lebih mendahulukan wali daripada al-Quran dan Hadits.

Berikut videonya:




Maaf Ust. Salafi.
Kami lebih percaya kepada ucapan para imam Tasawuf dalam hal pedoman diatas Qur'an dan Sunnah. Lalu sebenarnya anda membicarakan aliran mana yang lebih mendahulukan wali dari pada Qur'an dan Sunnah. Padahal Imam Tasawuf Sahal Tusturi berkata:

ﻗﺎﻝ ﺳﻬﻞ ﺃﺻﻮﻟﻨﺎ ﺳﺒﻌﺔ ﺃﺷﻴﺎء اﻟﺘﻤﺴﻚ ﺑﻛﺘﺎﺏ اﻟﻠﻪ ﺗﻌﺎﻟﻰ ﻭاﻻﻗﺘﺪاء ﺑﺴﻨﺔ ﺭﺳﻮﻟﻪ ﺻﻠﻰ اﻟﻠﻪ ﻋﻠﻴﻪ ﻭﺳﻠﻢ ﻭﺃﻛﻞ اﻟﺤﻼﻝ ﻭﻛﻒ اﻷﺫﻯ ﻭاﺟﺘﻨﺎﺏ اﻵﺛﺎﻡ ﻭاﻟﺘﻮﺑﺔ ﻭﺃﺩاء اﻟﺤﻘﻮﻕ

"Dasar pijakan kami (Tasawuf) ada 7. (1) Berpegang pada Al-Qur'an. (2) Mengikuti sunah Rasulullah shalallahu alaihi wasallam. (3) Memakan harta halal. (4) Menahan diri untuk menyakiti orang lain. (5) Menjauhi dosa. (6) Bertaubat. Dan (7) memenuhi kewajiban" (Thabaqat Shufiyah 1/170)


Tasawwuf dan Sufi Menurut pandangan 4 Mazhab :

 Madzhab Hanafiyah
Imam Abu Hanifah (Pendiri Mazhab Hanafi) berkata : Jika tidak karena dua tahun, Nu’man telah celaka. Karena dua tahun saya bersama Sayyidina Imam Jafar as-Shodiq, maka saya mendapatkan ilmu spiritual yang membuat saya lebih mengetahui jalan yang benar. (Kitab Durr al Mantsur)

 Madzhab Malikiyah
Imam Maliki (Pendiri Mazhab Maliki) berkata : Barangsiapa mempelajari/­mengamalkan tasawuf tanpa fiqih maka dia telah zindik, dan barangsiapa mempelajari fiqih tanpa tasawuf dia tersesat, dan siapa yang mempelari tasawuf dengan disertai fiqih dia meraih kebenaran. (’Ali al-Adawi dalam kitab Ulama fiqih, vol. 2, hal. 195 yang meriwayatkan dari Imam Abul Hasan).

 Madzhab Syafi’iyah
Imam Syafi’i (pendiri mazhab Syafi’i) berkata : Saya berkumpul bersama orang-orang sufi dan menerima 3 ilmu: Mereka mengajariku bagaimana berbicara, Mereka mengajariku bagaimana memperlakukan orang lain dengan kasih sayang dan kelembutan hati, Mereka membimbingku ke dalam jalan tasawuf. (Riwayat dari kitab Kasyf al-Khafa dan Muzid al Albas, Imam ‘Ajluni, vol. 1, hal. 341)

Madzhab Hanabilah
Imam Ahmad bin Hanbal (Pendiri mazhab Hambali) berkata : Anakku, kamu harus duduk bersama orang-orang sufi, karena mereka adalah mata air ilmu dan mereka selalu mengingat Allah dalam hati mereka. Mereka adalah orang-orang zuhud yang memiliki kekuatan spiritual yang tertinggi. Aku tidak melihat orang yang lebih baik dari mereka. (Ghiza al Al-bab, vol. 1, hal. 120 ; Tanwir al Qulub, hal. 405, Syaikh Amin al Kurdi)




Advertisement

Advertisement