Inilah Cara Yang Dianjurkan Rasulullah Agar Setan Tak Bermalam Di Rumah

Inilah Cara Yang Dianjurkan Rasulullah Agar Setan Tak Bermalam Di Rumah

MusliModerat.net - Tanpa kita sadari, setan selalu mengawasi manusia setiap hari. Tak sedikitpun terlewatkan setan untuk menggoda dan mengganggu manusia. Segala aktivitas manusia selalu diiringi dengan setan. Ketika sedang makan, bermain, jalan-jalan hingga tidur pun setan selalu mencari celah agar bisa menggoda manusia. Bahkan disebutkan dalam sebuah hadits, setan ikut bermalam di rumah seorang hamba.


Beruntungnya, Rasulullah SAW memberikan kiat rahasia kepada umatnya agar setan tidak ikut bermalam di rumah mereka. Sebaliknya, jika nasihat ini tak ditururi, setan akan masuk dan bermalam di rumah manusia.

“Apabila seseorang memasuki rumahnya, kemudian berdzikir ketika masuk dan makan, maka berkatalah setan, “(Hai teman-teman), tiada tempat bagi kita untuk bermalam dan (jatah untuk) makan.”

Sebaliknya, sebagaimana disebutkan dalam kelanjutan hadits yang diriwayatkan oleh Imam Muslim dari Jabir bin ‘Abdillah ini, Rasulullah SAW melanjutkan, “Dan jika seorang memasuki rumahnya tanpa berdzikir saat masuk, setan berkata, ‘Telah tersedia tempat bermalam bagimu.’ Ketika masuk waktu malam dan ia tetap tidak berdzikir, setan berkata (kepada teman-temannya), ‘Telah tersedia bagi kita tempat bermalam dan (jatah) makan malam’.”

Maka kiat yang harus ditempuh agar setan tidak masuk dan menginap di dalam rumah adalah dengan mengucap salam dan membaca dzikir-dzikir yang disunahkan. Misalnya, bacaan Ayat Kursi (ayat 255 surat al-Baqarah), dua ayat terakhir surat al-Baqarah, surat al-Ikhlash, al-Falaq, an-Naas, dan sebagainya.

Kalimat-kalimat mulia itulah yang akan melindungi rumah-rumah kita dari setan dan bala tentaranya. Jika rutin dibacakan, maka rumah akan terasa layaknya masjid yang nyaman, menenangkan, dan menghadirkan damai.

Akan terjalin hubungan yang harmonis antar masing-masing anggotanya sehingga keluarga tersebut. Akan terlahir anak-anak shalih yang menyejukkan jiwa dan permata bagi pandangan mata. Anak-anak yang lahir dari rumah ini adalah sosok-sosok yang lurus aqidahnya, bersih ibadahnya, luas wawasan ilmunya, dan menawan akhlaknya.

Sebaliknya, apabila rumah tidak pernah dibacakan ayat-ayat Allah Ta’ala di dalamnya, ialah bangunan persegi empat yang mungkin saja mewah, tapi hanya bermakna kuburan. Tiada kedamaian, kecuali cekam yang menakutkan. [inspirasidata]

Baca juga:

Apa Komentar anda?