Minggu, 18 Februari 2018

GP Ansor Geram, Lagu Syubbanul Wathan Dijiplak untuk Kepentingan Politik Sesaat

MusliModerat.net - Setelah beredar video kampanye pasangan calon Bupati-Wakil Bupati 2018-2023 dengan menggunakan Mars Syubbanul Wathan, warga NU Kabupaten Sampang geram atas terjadinya fenomena tersebut.

Pasalnya, Lagu Syubbanul Wathan yang memiliki nilai historis dan sangat sakral bagi organisasi sosial keagamaan Nahdlatul Ulama ini dijadikan instrumen untuk memenuhi ambisi politik praktis oleh salah paslon berjuluk Jihad (H Slamet Junaidi dan H Abdullah Hidayat).

Tak hanya itu GP Ansor Sampang mengecam keras atas terjadinya hal itu karena lagu tersebut dinilai telah diperoleh melalui proses penggalian sejarah, riyadhah, dan ijazah dari para kiai, bukan untuk kepentingan sesaat.

"Mars Syubbanul Wathan sangat sakral bagi NU, ia diperoleh dengan proses riyadhah dan ijazah dari para kiai yang digunakan sebagai idiom warga NU, bukan untuk kepentingan politik praktis," kata Ketua GP Ansor Sampang Gus Khoiron Zaini.

Selain itu, GP Ansor Sampang juga menganggap bahwa merubah dan memodifikasi mars syubbanul wathan untuk kepentingan politik praktis tersebut telah mencederai kesakralan lagu tersebut.

"Mengubah maupun memodifikasi mars Syubbanul Wathan merupakan suatu kecelakaan yang perlu disikapi dengan tegas." Kata Gus Khoironi.

Ditanya mengenai langkah-langkah yang akan dilakukan, pihaknya akan meminta pihak terkait untuk segera menghentikan hal itu.

"Siapapun yang menggunakan aransemen Syubbanul Wathan untuk kepentingan politik praktis segera dihentikan," katanya.

Pihaknya juga mengungkapkan pernyataan sikap sebagaimana berikut:

1. Ansor prihatin dan keberatan penggunaan aransemen mars Syubbanul Wathan sebagai mars kampanye kandidat pilkada.

2. Bagi Ansor mars Syubbanul Wathan adalah mars untuk membangkitkan nasionalisme dan semangat cinta tanah air, karena tidak selayaknya dibajak untuk kepentingan politik praktis

3. Penggunaan mars tersebut sebagai alat kampanye kandidat menujukkan sikap su’ul adab kepada pencipta lagu Syubbanul Wathan KH Abdul Wahab Hasbulloh karena lagu dan aransemen yang diciptakan dengan penuh riyadhah dan diperuntukkan bagi perjuangan NU telah dimanfaatkan untuk kepentingan pribadi.

4. GP Ansor meminta siapa saja yang menggunakan aransemen ini untuk kepentingan politik segera dihentikan. (Ridho/Alhafiz K)

Sumber: NU Online
Advertisement

Advertisement