Sabtu, 17 Februari 2018

FPI Benarkan Tiket Pulang Habib Rizieq, Presidium 212 Sebut itu Palsu

MusliModerat.net - Di media sosial, beredar sebuah foto yang menunjukkan tiket pesawat kepulangan pemimpin Front Pembela Islam (FPI), Rizieq Shihab, pada 21 Februari 2018 mendatang. Ada yang membenarkan kabar itu, namun ada pula yang membantahnya.

Foto yang beredar itu menunjukkan sebuah print out tiket yang dicetak pada kertas putih dengan mencantumkan nama MOHAMAD/RIZIEQ SHYHAB MR. Di situ tertulis bahwa Rizieq dijadwalkan terbang menggunakan pesawat Saudi Arabian Airlines dengan nomor penerbangan SV 816. Pesawat disebut akan berangkat pada 20 Februari dari Bandara King Abdul Aziz, Jeddah, dan sampai di Bandara Soekarno-Hatta pada 21 Februari 2018 dengan durasi 9 jam penerbangan.


Dilansir Suara.com, Hubungan Masyarakat Persaudaraan Alumni 212 yang juga petinggi FPI, Novel Bamukmin, mengonfirmasi foto e-ticket kepulangan Rizieq itu. “Iya, itu tiket kepulangan Habib [Rizieq], Insya Allah pulang beliau,” kata Novel kepada Suara.com.

Selain mengonfirmasi tiket itu, Novel juga mengaku bahwa sudah ada persiapan penjemputan Rizieq di bandara. “Itu juga sudah berkoordinasi mengenai tiket pesawat kepulangan Rizieq dengan tim panitia penjemputan Rizieq ya,” ujar Novel.

Di lain pihak, Polri justru menyatakan sebaliknya. Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya Kombes Pol Raden Prabowo Argo mengatakan polisi belum belum mendapatkan informasi terkait kepulangan Rizieq ke Indonesia. “Polri belum dapat informasi soal kepulangan dari Habib Rizieq ya,” kata Argo, Jumat (16/2/2018).

Karena belum didapatkan informasi soal kepulangan Rizieq, Argo menganggap foto tiket pesawat itu cenderung sebagai berita bohong alias hoax. “Ya [hoax], polisi belum ada [info] kepastian soal kepulangan (Rizieq),” kata Argo.

Sedangkan dilansir dari detik.com, Ketua Presidium Alumni 212 Habib Umar bin Muhammad Al-hamid menyebut tiket kepulangan imam besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Syihab palsu. Foto e-ticket Habib Rizieq beredar dengan tanggal kepulangan pada 21 Februari.


"(Tiket kepulangan Rizieq) palsu. Nggak mungkin lah asli. Kedatangannya hanya dirindukan, tapi kepastian dari Rizieq sendiri belum tahu kapan," kata Habib Umar di Roemah Rakjat, Tebet, Jumat (16/2/2018).

Habib Umar menyebut yang tersebar bukan tiket kepulangan Rizieq. Foto yang tersebar disebut hanya boarding pass.

"Itu boarding pass, bukan tiket. Kalau jauh-jauh hari nggak ada boarding pass," tegasnya.

Dia menyebut kepulangan Rizieq masih menunggu petunjuk dari Allah SWT dari hasil istikharah.

"Beliau itu bukan tidak ingin datang. Beliau sangat ingin datang. Pasti ada sesuatu yang beliau tunggu, apa yang beliau tunggu? Ya itu, petunjuk dari Allah SWT," sambungnya.

"Saya punya estimasi untuk pulang itu pasti perlu persiapan yang baik. Jangan sampai menimbulkan akses yang tidak baik, menimbulkan nanti kegaduhan atau pun hal-hal yang tidak diinginkan," imbuh Habib Umar. 

Petunjuk tersebut,menurut Umar agar para pendukung Rizieq yang menunggu kepulangan Rizieq tidak kecewa. 

"Jadi harus ada petunjuk, jangan sampai keinginan beliau yang begitu menggebu juga untuk bertemu dengan masyarakat di Indonesia dan juga masyarakat yang ingin melampiaskan rindu ke Indonesia, tentunya, tidak kecewa," ujarnya.[mm/dt/s]

Advertisement

Advertisement