Berikut 18 Fakta Kronologis Siswa SMA Pukuli Gurunya Hingga Meninggal

Berikut 18 Fakta Kronologis Siswa SMA Pukuli Gurunya Hingga Meninggal

MusliModerat.net - Ahmad Budi Cahyono, guru honorer di SMAN 1 Torjun, Kabupaten Sampang, Madura, Jawa Timur, meninggal dunia pasca-mengalami tindak kekerasan yang diduga dilakukan oleh siswanya sendiri.

Dihimpun dari berbagai sumber menyebutkan, dugaan kekerasan tersebut dilakukan oleh siswanya berinisial MH, asal Dusun Brekas, Torjun Timur, Desa/Kecamatan Torjun Sampang. 
MH disebutkan siswa yang masih duduk di kelas XI.

Guru di Madura tewas dipukul siswa
Guru di Madura tewas dipukul siswa (Tribun Video)

Berikut kronologisnya yang dihimpun Tribun-Medan.com dari berbagai sumber, Jumat (2/2/2018).
1. Kekerasan pemukulan tersebut diduga dilakukan oleh siswanya sendiri berinisial MH, asal Dusun Brekas, Torjun Timur, Desa/Kecamatan Torjun Sampang. 
2. Terduga pelaku merupakan siswa Kelas XI SMAN 1 Torjun.
3. Pemukulan terjadi di ruang kelas IX saat materi seni lukis berlangsung pada jam terakhir pelajaran.
4. Saat itu, siswa MH tidak mendengarkan pelajaran dan justru mengganggu teman-temannya dengan mencoret-coret lukisan siswa yang lain.
5. Guru Ahmad Budi Cahyono menegur MH.
6. Bukannya mengindahkan teguran gurunya, MH tambah menjadi-jadi.
7. Kesabaran Ahmad Budi Cahyono pun mulai berkurang, dan akhirnya menindak MH dengan mencoret pipinya pakai kuas cat lukis.
8. MH tidak terima dengan tindakan sang gurunya, Ahmad Budi Cahyono.
9. MH tiba-tiba menghampiri dan memukul membabi buta di bagian kepala gurunya.
10. Setelah pemukulan terjadi, siswa lain dan para guru dari ruangan kelas lain yang tahu peristiswa itu berusaha melerai.
11. Ahmad Budi Cahyono dan siswa MH dipanggil menghadap ke ruangan kepala sekolah. 

12. Ternyata MH merupakan siswa yang sering banyak masalah di sekolahnya. Hampir semua guru mempunyai catatan kurang baik.
13. Siswa MH memiliki banyak catatan merah di Bagian Konseling (BK) sekolah.
12. Guru Ahmad pulang terlebih dahulu ke rumahnya. 
14. Sesampainya di rumah, Ahmad merasa sakit di bagian leher hingga kepala pusing. 
15. Ia pun di bawa ke Rumah Sakit dr. Soetomo Surabaya. Dan dinyatakan meninggal dunia sekitar pukul 21.40 WIB, Kamis (1/2/2018).
16. Mendengar laporan ada guru meninggal di rumah sakit karena dianiaya siswanya, Polisi bergerak cepat memintai keterangan dari saksi-saksi dan mendatangi rumah MH di Dusun Brekas, Desa Torjun Timur, Kecamatan Torjun, Sampang.
17. MH menyerahkan diri pada kepolisian Polres Sampang, Jumat (2/2/108) dini hari.“ Pelaku menyerahkan diri setelah kami mendatangi pihak keluarganya,” ujar Kasatreskrim Polres Sampang, AKP Hery Kusnanto.
18. MH untuk saat ini ditahan di Mapolres Sampang untuk kepentingan penyidikan lebih selanjut dan juga mengantisipasi reaksi balas dendam dari keluarga Ahmad. (*tribunnews.com)

Baca juga:

Bagaimana Menyikapi Habib Bahar?

Bagaimana Menyikapi Habib Bahar?

Apa Komentar anda?