Minggu, 28 Januari 2018

Kiai Umar Basri Diserang Saat Baca Wirid, Ini Perintah Gus Yaqut untuk Kader Ansor dan Banser

MusliModerat.net - Penyerangan brutal oleh orang tak dikenal menyasar Pimpinan Pondok Pesantren Al Hidayah Kampung Santiong Desa Cicalengka Kulon, Cicalengka, Bandung KH Umar Basri bin KH Sukrowi, Sabtu (27/01/2018) pukul 05.30. Celakanya, pelaku menyerang kiai yang akrab disapa Cing Emon dilakukan ketika beliau wiridan usai shalat subuh berjamaah.

Seperti yang dirangkum dalam portal berita dutaislam.com dan santronline.net, Pelaku memukul bertubi-tubi menggunakan tangan kosong hingga Kiai Umar tergeletak tak berdaya. Wajahnya lebam berlumuran darah. Sebelum memukul pelaku sempat menendang kotak kayu tempat adzan sambil mengelurkan kata-kata kasar.

Tersangka awalnya mengikuti sholat berjama’ah shubuh di Mesjid Al-Hidayah, kemudian setelah sholat berjama’ah selesai para jama’ah keluar dari masjid, Korban (Pangersa Mama) dan tersangka masih berada di Masjid, lampu mesjid dimatikan oleh santri seperti kebiasaannya saat pangersa sedang baca wirid khusus.

Kemudian tiba-tiba tersangka langsung menyerang pangersa dengan memukul bertubi tubi dengan menggunakan tangan kosong, dengan sebelumnya diawali tersangka dengan menendang kotak penyimpanan amplifier sambil berkata “ini pinarakaeun (ini alat menuju neraka)” sambil dikatakan berulang-ulang, dan tersangka berkata lagi “Nu didiyeu punarakaeun kabeh (Yang disini semua calon penghuni neraka semua)”.


Sementara Kiai Umar masih menjalani perawatan serius di RS Al-Islam. Kabar terakhir, Beliau yang juga kakak dari KH. Ceng Amas Mansyur telah siuman dan keadaan beliau mulai membaik.

Sementara itu Ketua PP GP Ansor dan Panglima Tertinggi Banser Gus Yaqut Cholil Qoumas mempercayakan kepada aparat kepolisian dapat segera mengungkap siapa yg lakukan penganiayaan atas Ceng Emon.

“Ansor dan Banser akan membantu agar semakin cepat penyelesaian kejadian memilukan di cicalengka tsb. Meski marah dan geram, saya minta semua kader menahan diri #MamaSentiong,” katanya dalam postingan di akun twitter @GusYaqut.

Sedangkan tagar #MamaSentiong yang juga merupakan panggilan akrab dari Kiai Umar Basri jadi trending topic di Indonesia. Para netizen ikut sedih dan marah atas kejadian penganiayaan tersebut.

@dhafirisme: Siapapun orangnya agama apapun dia berpaham apapun dia perilaku penganiyaan tidak pernah dibenarkan oleh siapapun apalagi oleh agama. Tangkap dn adili penganiaya KH. Umar Basri. Dukungan kami terhadap polri #MamaSentiong.

@najmifuady: Kyai #MamaSentiong lagi wirid habis shalat shubuh di Masjid. Lalu pelaku datang & dgn beringas memukuli beliau sambil berucap : “Ieu mah pinarakaeun, nu didieu mah pinarakaeun kabeh” (ini orang calon neraka, yg disini calon neraka semua). Kira2 mirip siapa si laknat ini.

@amrudinnejad: Pengasuh Pondok Pesantren Al Hidayah, KH Umar Basri (Mama Santiong), dianiaya hingga mengalami luka dan berlumur darah di bagian wajah oleh orang tak dikenal~ Usut tuntas @DivHumasPolri #MamaSentiong

(gpansorsurabaya.or.id/)
Advertisement

Advertisement