Selasa, 09 Januari 2018

Kampanye SARA Mulai Muncul, Polda Jatim Blokir Ribuan Akun Medsos Penyebar Hoax dan SARA

MusliModerat.net -  Menjelang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak, Tim Cyber Troops milik Bid Humas Polda Jatim terus memelototi akun di media sosial (Medsos) abal-abal yang menyebar kebencian.

Mulai Oktober 2017 hingga menjelang Pilkada, jumlah akun yang di-breakdown oleh Tim Cyber Trops sebanyak 405 akun.

Sementara jauh hari atau sejak 2016 hingga sekarang, jumlah akun yang diblokir sebanyak 2.800 akun. Total akun yang diblokir 3.205 akun.


Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Pol Frans Barung Mangera, menjelaskan menjelang pilkada terdapat ratusan akun terdeteksi menebar berbagai postingan negatif.

Postingan yang dilakukan itu dianggap bisa memprovokasi dan mengintervensi seseorang.

"Akun tersebut ada yang menebar ujaran kebencian, HOAX, SARA dan penyebaran PKI," ujar Kombes Frans Barung, Senin (8/1).

"Mayoritas akun yang dipakai didominasi akun bodong," jelasnya.

Selain memblokir akun yang ada, petugas juga mengambil langkah hukum dan menindak para pelanggar sesuai UU yang ada.

"Sudah ada beberapa perkara yang ditangani oleh penyidik Ditreskrimsus Polda Jatim," terangnya.

Seperti, pemilik akun yang menyebar gambar di Facebook terkait foto Presiden Jokowi yang diedit.

Pemilik akun langsung dicari dan ditangkap untuk pemeriksaan lebih lanjut. Juga ada perkara di Madura yang menyebar foto pejabat yang kepalanya diubah orang lain.

"Semua perkara yang ada harus ditangani karena sudah menjelek-jelekkan orang lain. Apalagi pejabat negara," terangnya.

Menjelang Pilkada ini, Tim Cyber Trops terus melakukan patroli di dunia maya. Petugas terus mencari postingan atau balck compaign terhadap pasangan lain.

Pasalnya, tindakan tersebut dinilai bisa membunuh karakter seseorang. [tribunnews.com]
Advertisement

Advertisement