Hina Banser di Medsos, Ketua Ketua MUI Jagakarsa Berurusan dengan Polisi

Hina Banser di Medsos, Ketua Ketua MUI Jagakarsa Berurusan dengan Polisi

MusliModerat.net - Ketua Gerakan Pemuda Ansor Jakarta Selatan, H Sulthon Mu’minah menegaskan bahwa proses hukum yang dialamatkan kepada Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Jagakarsa Sulaiman Rohimin tetap berlanjut.

Sikap tersebut dilakukan oleh GP Ansor Jakarta Selatan lantaran Sulaiman dianggap tidak memiliki i’tikad baik untuk menjelaskan persoalan terkait dengan penyebaran meme yang dianggap menghina Banser Ansor itu.

“Organisasi manapun jika dibilang bandit pasti akan marah, terlebih ini organisasi yang didirikan para Ulama pendiri NKRI. Dan diminta klarifikasinya tidak merespon,” kata Sulton ketika dihubungi Redaksikota.com melalui pesan instan, Kamis (25/1/2018).

Diketahui pada tanggal 7 November 2017 Sulthon telah mencoba menghubungi Sulaiman untuk menanyakan apakah benar dirinya menyebarkan gambar meme yang bernada penghinaan terhadap Banser Ansor itu.

“Afwan kiai, baru dapat info saya.. sahabat2 ingin bertanya,. ap betul kiai menyebarkan ini di Grup MUI Jaksel?,” tulis Sulton dalam pesan whatsappnya ke nomor pribadi Sulaiman.

“Maap maap kiai, sy menanti jawaban kai, agar tidak timbul fitnah. Semoga itu salah,” lanjutnya.

Namun Sulaiman yang memiliki nomor ponsel 0838-7527-3991 tersebut tidak memberikan reaksi apapun termasuk menyampaikan klarifikasinya.

Kemudian pada tanggal 13 November 2017, Sulton pun menyampaikan niatnya untuk membawa kasus tersebut ke ranah hukum lantaran dianggap Ketua MUI Jagakarsa Jakarta Selatan tersebut tidak memiliki i’tikad baik untuk menyampaikan klarifikasinya.

Masih berdasarkan informasi yang disampaikan Sulton, Sulaiman Rohimin kedapatan menyebarkan gambar meme yang dinilai sebagai bentuk penghinaan terhadap organisasi Banser Ansor.

Dalam gambar meme tersebut, tertulis narasi “Bandit Serba Guna Spesialis Bubarin Pengajian dan Jagain Gereja” lengkap dengan logo Banser Ansor di tengahnya.

Tidak hanya itu saja, nomor ponsel atas nama Sulaiman Rohimin tersebut juga menyebarkan meme dengan naras yang senada. Dalam gambar dengan logo “Islamic Cyber Community” tersebut, gambar meme itu menilai barisan NU lebih sering menjaga gereja namun membubarkan pengajian.[redaksikota.com]

Baca juga:

Apa Komentar anda?