Hasil Tabayun antara Sugi Nur dan GP Ansor Surabaya

Hasil Tabayun antara Sugi Nur dan GP Ansor Surabaya

MusliModerat.net - Alhamdulillah, sesuai dengan surat yang disampaikan kepada *Bapak Sugik Nur Raharja alias Gus Nur alias Sugik* dengan acara "Silaturrahim dan Tabayyun" surat tersebut ditujukan kepada *Bapak Sugik* secara pribadi bukan untuk golongan maupun ormas.

Dan, dengan KESEPAKATAN BERSAMA, pada tanggal 23 Januari 2018 dilakukan Silaturrahim dan Tabayyun di PCNU Surabaya antara PC GP Ansor Kota Surabaya dengan *Bpk. Sugik*.

Maka, peserta yang hadir ialah:
1. Ansor sekitar 50 orang. 
2. Banser sekitar 50 orang. 
3. *Bapak Sugik Nur Raharja*, sesuai dengan informasi beliau membawa:
a. 3 wartawan (Wartawan Media Oposisi) dari Jawa Tengah yang kami perkenankan masuk. 
b. *1 orang FPI Mendampingi bapak Sugik tepat dibelakangnya*. 
c. *2 Advokat (Rombongan Bpk. Sugik) yang kami perkenankan masuk*.
d. *1 orang perempuan, Manager Bapak Sugik*. 
4. Wartawan. 
5. Aparat Kepolisian.

Acara berlangsung sejak pukul 13.15 WIB - 16.15 WIB dengan rangkaian acara:
1. Pembacaan Shalawat Nabi SAW. 
2. Sambutan:
a. Ketua PC GP Ansor Kota Surabaya. 
b. Kasetma Banser Surabaya. 
3. Pemutaran 2 Video:
a. Video *Bpk. Sugik* di Bangil dimana menghina NU, Banser, dan Ansor. 
b. Video *Bpk. Sugik* atas kejadian di Mulyorejo Surabaya. 
4. Klarifikasi *Bapak Sugik* atas video tersebut.
5. Dialog dengan Tim Ahli PC GP Ansor Kota Surabaya:
a. Gus Fatkhul Qodir, M.HI
b. Kasetma Banser, Sahabat Hasyim. 
c. Ketua Rijalul Ansor Surabaya, Sahabat Mudlir. 
6. Penutup. 
7. Bersalaman dan foto bersama.

Berikut adalah hasil Tabayyun:
1. Yang diundang adalah hanya *Bpk. Sugik*. 
2. Tidak menghasilkan apapun dikarenakan *Bpk. Sugik* masih merasa bahwa video itu sudah selesai pasca di Semarang, padahal video tersebut setelah tabayyun di Semarang. Ada ketidaksesuaian data dan fakta, bahwa menurutnya tabayyun selesai di Semarang. 
2. *Bpk. Sugik* yang pernah mengatakan Ketua Umum PBNU adalah Syiah, namun *Bpk. Sugik* sendiri belum pernah Tabayyun langsung dengan KH. Said Aqil Siradj. 
3. Atas video Bangil yang menghina NU, Banser, dan Ansor secara kelembagaan sebenarnya adalah kata *Bpk. Sugik* ditujukan kepada Ketua Umum PBNU sebagai akumulasi kekecewaan dan Kepada Abu Janda atau Permadi.
Namun, di video menggunakan NU, Ansor, dan Banser secara kelembagaan. 
4. Ansor dan Banser akan terus mengawal pengajian berhaluan aswaja an-Nahdliyah selama tidak mengandung hujatan, caci maki, provokatif, dan kebencian. 
4. PC GP Ansor Kota Surabaya meminta kepada *Bpk. Sugik* agar mengedepankan Lisan yang baik dan lembut dalam berda'wah. 
5. PC GP Ansor Kota Surabaya meminta *Bpk. Sugik* agar berhenti menghina para Kiai dan Ulama Nahdlatul Ulama. 
6. PC GP Ansor Kota Surabaya sebagai garda terdepan sebagai pengawal dan penjaga para Kiai dan Ulama Nahdlatul Ulama. 
7. *Bpk. Sugik* meminta maaf jikalau memang ada yang salah dan akan mencoba lebih santun dalam berda'wah dengan tidak kembali provokatif menghina siapapun atau lembaga manapun, khususnya NU, Ansor, dan Banser. 
8. Acara berlangsung dengan sejuk, santun, damai, ilmiah walau beberapa kali Tim Ahli PC GP Ansor Surabaya melontarkan hujjah seperti Konsep Tasawwuf Imam Ghazali dan Kaidah Fiqhiyyah "dar'ul mafasid muqaddamun 'ala jalbilmashalih" tidak ditanggapi oleh *Bpk. Sugi* dan hanya berputar-putar. Tetapi kami menganggap itu adalah Hak Beliau dan kami tidak bisa memaksakan kehendak, yang jelas kami sudah memberikan kesempatan yang sangat amat luas.
9. Acara mulai awal hingga akhir berjalan dengan baik sesuai dengan pesan para Kiai dan Ulama NU yang senantiasa mengedepankan Akhlaq, dan terbukti tidak ada namanya Persekusi.

Salam,

PC GP Ansor Kota Surabaya
(H. Faridz Afif, S.IP., M.AP)

Satkorcab Banser Kota Surabaya
(Komandan A. Haries)

LBH Ansor Surabaya
(Fahmi Syaifuddin Ramadhany, SH)

Media Resmi PC GP Ansor Kota Surabaya:
A. Official Website | http://gpansorsurabaya.or.id
B. Twitter | @GPAnsorSurabaya
C. Facebook | @gpansorsby
D. Instagram | @gpansor.surabaya
E. Youtube | Ansor Surabaya TV

Baca juga:

Mereka yang mau memberontak negara tapi berlindung dibalik Kalimat tauhid, Khawarij namanya

Mereka yang mau memberontak negara tapi berlindung dibalik Kalimat tauhid, Khawarij namanya

Apa Komentar anda?