Gelar Haul Sewindu Gus Dur, NU Cabang Saudi Promosikan Islam Nusantara

Gelar Haul Sewindu Gus Dur, NU Cabang Saudi Promosikan Islam Nusantara

MusliModerat.net - Arab Saudi, PCINU Arab Saudi dan PCK GP Ansor Arab Saudi menutup tahun 2017 dengan menyelenggarakan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW dan Sewindu Haul Gus Dur dengan tema “Islam Agama Perdamaian dan Keadilan”.

Acara yang dihadiri oleh Rais Aam PBNU KH Ma’ruf Amin sebagai pembicara utama berlangsung di Wisma Konsulat Jenderal RI untuk Jeddah pada Jumat (29/12) pukul 18.30 WAS.

Acara yang dihadiri oleh seluruh lapisan masyarakat Indonesia di Jeddah, MWCINU Riyadh serta perwakilan warga NU dari Thaif dan Madinah merupakan wujud cinta dan syukur atas kelahiran Nabi Muhammad SAW yang menyampaikan Islam sebagai penyempurna agama-agama terdahulu.

Kegiatan ini juga sekaligus mengenang wafatnya Gus Dur sebagai guru bangsa yang telah memberikan sumbangsih pemikiran keislaman yang progresif dan toleran di kalangan warga Nahdliyin khususnya dan seluruh masyarakat Indonesia pada umumnya. 

Acara ini juga sebagai ajang silaturahmi dan mempererat persaudaraan sesama warga ekspatriat Indonesia di Arab Saudi.

KH Ma’ruf Amin menekankan pentingnya penguatan landasan pengetahuan Islam Ahlussunnah wal Jama’ah bagi seluruh warga NU. Untuk hal ini dibutuhkan kontribusi dari seluruh jajaran kepengurusan NU dan banom dari tingkat ranting hingga pusat untuk melakukan gerakan kaderisasi secara masif dan terstruktur.

“Salah satu upaya yang terus dilakukan adalah dengan melakukan koordinasi dengan seluruh PCINU tentang penguatan basis kaderisasi dan pemahaman keislaman yang moderat. Dalam menjalankan roda organisasi spirit yang kita genggam adalah perubahan menuju ke arah yang lebih baik dan lebih baik lagi,” jelas Kiai Ma’ruf. 

Lebih lanjut, Kiai Ma’ruf mengingatkan agar NU terus menjadi pelopor penyebar Islam yang rahmatan lil alamin. “NU tetap harus berjalan di atas rel dakwah ala ahlussunnah wal jama’ah yang mengedepankan kesantunan dalam berdakwah,” ujar Kiai Ma’ruf.

Sementara itu, Sekjen PBNU HA Helmy Faishal Zaini menyampaikan pentingnya penguatan PCINU sebagai bagian dari upaya menyebarkan ajaran Islam yang ramah dan toleran. 

“Dakwah Islam Nusantara, yakni Islam Ahlussunnah wal Jamaah An-Nahdliyah terus diupayakan untuk disebarkan ke penjuru dunia. Salah satunya yang paling efektif melalui kehadiran PCINU-PCINU,” jelas Helmy.

Di penghujung acara, Imam Besar Masjid Istiqlal KH Nasarudin Umar didaulat untuk memimpin doa memohon keselamatan bagi bangsa Indonesia dan seluruh umat manusia. Acara yang dihadiri oleh Duta Besar Indonesia untuk Kerajaan Arab Saudi H Agus Maftuh Abegabrieal beserta jajarannya tersebut berakhir pukul 23.00 waktu setempat. (Red: Fathoni/NU Online)

Baca juga:

Apa Komentar anda?