Berikut Ulama-Ulama Kharismatik yang Patut Dijadikan Rujukan

Berikut Ulama-Ulama Kharismatik yang Patut Dijadikan Rujukan

MusliModerat.net - Berikut adalah ulama-ulama yang memiliki keilmuan yang tinggi di bidangnya, menyebarkan pesan cinta negara dan bangsa. Pendapat beliau-beliau ini bisa dijadikan rujukan:

Pertama: Prof. Dr. KH. Quraish Shihab. Beliau adalah lulusan Al Azhar, dari kelas 2 Tsanawiyah (setingkat SMP) di cairo mesir sampai mendapat gelar akademis Lc (S1), MA (S2) dan Phd (S3) semua diperoleh pak KH quraish shihab dari UNIVERSITAS AL AZHAR, mesir.

Ladang pengabdian beliau sebagai dosen dan berbagai profesi lainnya sesuai bidang keilmuannya. Beliau ahli tafsir yang sudah menulis 51 buku ilmiah keagamaan, a.l:

– Tafsir al-Manar, Keistimewaan dan Kelemahannya
– Menyingkap Tabir Ilahi; Asma al-Husna dalam Perspektif al-Qur’an
– Pengantin al-Qur’an (Jakarta: Lentera Hati, 1999);
– Panduan Shalat
– Filsafat Hukum Islam
– Kedudukan Wanita Dalam Islam (Departemen Agama);
– Membumikan al-Qur’an; Fungsi dan Kedudukan Wahyu dalam Kehidupan Masyarakat
– Studi Kritis Tafsir al-Manar
– Wawasan al-Qur’an; Tafsir Maudhu’i atas Pelbagai Persoalan Umat
– Tafsir al-Qur’an (Bandung: Pustaka Hidayah, 1997);
– Secercah Cahaya Ilahi; Hidup Bersama Al-Qur’an
– Hidangan Ilahi, Tafsir Ayat-ayat Tahlili
– Menjemput Maut; Bekal Perjalanan Menuju Allah SWT.
– Jilbab Pakaian Wanita Muslimah; dalam Pandangan Ulama dan Cendekiawan Kontemporer
– Dia di Mana-mana; Tangan Tuhan di balik Setiap Fenomena
– Logika Agama; Kedudukan Wahyu & Batas-Batas Akal Dalam Islam
– Rasionalitas al-Qur’an; Studi Kritis atas Tafsir al-Manar
– Menabur Pesan Ilahi; al-Qur’an dan Dinamika Kehidupan Masyarakat
– Wawasan al-Qur’an Tentang Dzikir dan Doa
– Asmâ’ al-Husnâ; Dalam Perspektif al-Qur’an
– Al-Lubâb; Makna, Tujuan dan Pelajaran dari al-Fâtihah dan Juz ‘Amma
– 40 Hadits Qudsi Pilihan (Jakarta: Lentera Hati);
– Berbisnis dengan Allah; Tips Jitu Jadi Pebisnis Sukses Dunia Akhirat
– Al-Qur’ân dan Maknanya; Terjemahan Makna
– Membumikan al-Qur’ân Jilid 2; Memfungsikan Wahyu dalam Kehidupan
– Membaca Sirah Nabi Muhammad SAW, dalam sorotan Al-Quran dan Hadits Shahih (
– Tafîr Al-Lubâb; Makna, Tujuan, dan Pelajaran dari Surah-Surah Al-Qur’ân
– Untaian Permata untuk Anakku, yang tersembunyi



Kedua: Dr. KH. Ahsin Sakho Muhammad

Menyelesaikan pendidikannya di Fakultas Kulliyatul Qur’an wa Dirasah Islamiyyah Madinah dengan meraih gelar doktornya dengan yudisium Mumtaz Syaraful ‘Ula (summa cumlaude) pada 1989 Praktis selama 12 tahun Beliau menghabiskan masa mudanya di Jam’iyyah Islamiyyah, Madinah.

Diantara kegiatannya untuk mengabdikan keilmuannya:

– Ikut mendirikan Institut Islam Darul Rahman bersama KH. Syukron Makmun, Pengasuh Pesantren Darul Rahman, Jakarta Selatan
– Dosen di Institut Perguruan Tinggi Ilmu Al-Qur’an Jakarta.
– Dosen di Institut Ilmu Al-Qur’an Jakarta
– Dosen di UIN Syarif Hidayatullah Jakarta
– Anggota Dewan pendiri Organisasi Tahfidz Al-Qur’an Internasional di Jeddah
– Ketua Tim Revisi Terjemahan dan Tafsir Al-Qur’an Kementrian Agama RI
– Rektor Institut Ilmu Al-Qur’an Jakarta (2005-2014)
– Sekretaris Lajnah Pentashihan Mushaf Al-Qur’an Kementrian Agama RI
– Rais Ilmi Jam’iyyatul Qurra wal Huffazh Nahdlatul Ulama
– Pengasuh Pondok Pesantren Dar Al-Qur’an Kebonbaru, Arjawinangun.
– Penasihat Yayasan Karantina Tahfizh Nasional
– Penasihat Yayasan Karantina Tahfidz Syeikh Syarif Hidayatullah
– Penasihat Yayasan Nusantara Mengaji
– Penasihat YAHQI
Beliau Ahli Qiro’at, berikut adalah karya-karya beliau:
– Kitab Qiro’at Sab’ah “Manbaul Barokat”
– Oase Al-Qur’an
– Keberkahan Al-Qur’an (Tafsir Tematik Kontemporer)
– Renungan Kalam Langit
– Menghafalkan Al-Qur’an

Ketiga: Prof Dr. KH. Said Aqil Siradj. Beliau menyelesaikan pendidikan tinggi di arab saudi
– S1 Universitas King Abdul Aziz di Arab Saudi, jurusan Ushuluddin dan Dakwah, lulus 1982
– S2 Universitas Umm Al-Qura di Arab Saudi, jurusan Perbandingan Agama, lulus 1987
– S3 Universitas Umm Al-Qura di Arab Saudi, jurusan Aqidah / Filsafat Islam, lulus 1994

Diantara kegiatannya untuk mengabdikan keilmuwannya:
-pernah bekerja sebagai Tim ahli bahasa indonesia dalam surat kabar harian Al-Nadwah Mekkah
-Dosen di Institut Pendidikan Tinggi Ilmu Alquran (PTIQ)
-Dosen pascasarjana UIN Syarif Hidayatullah, Jakarta
-Wakil Direktur Universitas Islam Malang (Unisma) (1997-1999)
-MKDU penasihat fakultas di Universitas Surabaya
-Dosen luar biasa Institut Islam Tribakti Lirboyo Kediri
-Penasehat Gerakan Anti Diskriminasi Indonesia
-Penasehat Pusat Kajian Timur Tengah dan Islam UI
-Wakil Ketua Tim Gabungan Pencari fakta (TGPF) Kerusuhan Mei 1998
-Ketua TGPF Kasus pembantaian Dukun Santet Banyuwangi
-Penasehat PMKRI

Keempat: KH. Musthofa Bisri. Beliau menyelesaikan pendidikan dan mendapat gelar kesarjanaan dari Universitas Al-Azhar Mesir.

Mengabdikan dirinya di pondok pesantren dan telah menulis dan menerjemahkan banyak buku, di antaranya:
– Dasar-dasar Islam
– Ensklopedi Ijma’ Mahfudh
– Kimiya-us Sa’aadah
– Syair Asmaul Husna
– Mahakiai Hasyim Asy’ari
– Metode Tasawuf Al-Ghazali
– Saleh Ritual Saleh Sosial
– Pesan Islam Sehari-hari
– Al-Muna (Syair Asmaul Husna)
– Fikih Keseharian

Kelima: KH. Husein Muhammad

Menyelesaikan pendidikan di Pesantren Lirboyo, Kediri, melanjutkan studi ke Institut Perguruan Tinggi Ilmu Al-Qur’an (PTIQ) Jakarta, kemudian melanjutkan belajar ke Al-Azhar, Cairo, Mesir. Di tempat ini Buya mengaji secara individual pada sejumlah ulama Al-Azhar.

Mengabdikan dirinya di Pondok Pesantren Dar Al-Tauhid Arjawinangun, Cirebon.
Diantara kegiatannya untuk pengabdian keilmuannya:

– Mendirikan sejumlah lembaga swadaya masyarakat untuk isu-isu Hak-hak Perempuan, antara lain; RAHIMA, PUAN AMAL HAYATI, FAHMINA INSTITUT
– Komisioner Komisi Nasional Anti Kekerasan Terhadap Perempuan, sebuah lembaga non-Kementrian
– Mendirikan Perguruan Tinggi Institut Studi Islam Fahmina di Cirebon
Buya Husein Muhammad produktif menulis dan menerjemahkan buku. Ada lebih dari 20 buku karya yg dihasilkannya:
– Fiqh Perempuan, Refleksi Kiyai atas wacana Agama dan Gender
– Islam Agama Ramah Perempuan
– Ijtihad Kiyai Husein; Upaya Membangun Keadilan Gender, Spiritualitas Kemanusiaan
– Mengaji Pluralisme kepada Maha Guru Pencerahan, Sang Zahid; Mengarungi Sufisme Gusdur
– Menyusuri Jalan Cahaya
– Fiqh Seksualitas
– Fiqh HIV/AIDS
– Kidung Cinta dan Kearifan
– Gus Dur dalam Obrolan Gus Mus
– Ulama Memilih Jomblo
– Perempuan, Agama, dan Negara
– Toleransi dalam Islam
– Menangkal Siaran Kebencian
– Dawrah Fiqh Perempuan
– Hukum Islam antara Tradisionalis dan Rasionalis (Karya Terjemahan)
– Dasar-dasar Hukum Islam
– Khutbah Ulama Al-Azhar

AYO LIKE and SHARE
Biar jagad Sosmed Adem, Ayem dan Menyejukkan Umat.


Dishare dari Malik bin Dinar

Baca juga:

Apa Komentar anda?