Innalillahi! Hantam Pasar, Serangan Arab Saudi ke Yaman Tewaskan 50 Orang

Innalillahi! Hantam Pasar, Serangan Arab Saudi ke Yaman Tewaskan 50 Orang

Serangan udara Arab Saudi ke Yaman, tepatnya di Pasar Shuhrah, Provinsi Taiz yang sedang ramai pengunjung, menewaskan lebih dari 50 orang, Selasa (26/12). (REUTERS/Anees Mahyoub)
MusliModerat.net - Korban tewas dan luka-luka akibat serangan udara dari pasukan koalisi pimpinan Arab Saudi di sebuah pasar yang ramai di Provinsi Taiz, barat daya Yaman meningkat menjadi seratus orang. "Jumlah korban tewas dan luka-luka akibat serangan koalisi AS-Saudi di pasar Shohrah, naik menjadi 100 orang," tulis kantor berita Yaman, Saba mengutip penjahat dan petugas medis, Rabu (27/12).

Menurut kantor berita itu, para korban luka-luka dilarikan ke rumah-rumah sakit di Provinsi Taiz dan Ibb. "Sebagian besar dari mereka dalam kondisi serius," kata pejabat yang tidak disebut namanya seperti dilansir Saba.

Stasiun televisi yang berafiliasi dengan Houthi, Masirah TV mengabarkan "lebih dari 50 warga sipil yang tewas dilarikan ke rumah sakit pasca serangan udara pimpinan Saudi di Pasar Shohrah."


Stasiun televisi Houthi itu menayangkan gambar-gambar dari lokasi kejadian sambil menyatakan "sejumlah jenazah yang tewas terbakar masih bertebaran di pasar, identitasnya tidak diketahui."

Konflik di Yaman telah menelan korban lebih dari 10.000 orang dan menyebabkan lebih dari tiga juta rakyat Yaman mengungsi.Foto: REUTERS/Khaled Abdullah
Konflik di Yaman telah menelan korban lebih dari 10.000 orang dan menyebabkan lebih dari tiga juta rakyat Yaman mengungsi.


Kantor berita China, Xinhua mengutip saksi mata di lokasi kejadian mengatakan serangan udara mengakibatkan jatuhnya banyak korban lantaran terjadi di jam-jam sibuk. Yakni saat pasar ramai dikunjungi para pembeli dari desa-desa di sekitarnya.

Pada Senin, sebuah keluarga dengan sembilan anggotanya, termasuk lima anak tewas saat pesawat koalisi pimpinan Saudi menghantam rumah keluarga itu sebanyak lima kali di Ibu Kota Yaman, Sanaa.

Di saat bersamaan, pertempuran sengit antara pasukan Yaman yang didukung koalisi Saudi dan pemberontak Houthi-Syiah terus berlangsung di berbagai provinsi di Yaman.


Serangan udara dilancarkan jet-jet tempur koalisi pimpinan Saudi ke wilayah-wilayah yang dikuasai Houthi di Provinsi Hudaidah dalam beberapa jam terakhir. Jumlah korban belum diketahui.

Pemerintah Arab Saudi melalui kedutaannya di Jakarta membantah kabar soal serangan koalisi yang menewaskan puluhan warga sipil tersebut.  Menurut Badr Mohammed Al-Juhani, Staf Bidang Media di Kedutaan Besar Arab Saudi di Jakarta, berita tersebut tidak benar. "Saya sudah bertanya ke duta besar, dan menurut beliau ini bukan berita sebenarnya," kata Al-Juhani menjawab pertanyaan dari CNN Indonesia, Rabu (27/12).

Menurut kabar yang dilansir Xinhua, koalisi pimpinan Saudi mengintervensi konflik Yaman sejak Maret 2015 untuk mengusir pemberontak Houthi dan mendukung Presiden Abd-Rabbu Mansour Hadi yang diakui internasional, dan dipaksa mengasingkan diri oleh Houthi.

Lebih dari 100 ribu warga Yaman, sebagian besar anak-anak tewas akibat perang. Lebih dari tiga juta warga Yaman lainnya mengungsi dan menciptakan salah satu krisis kemanusiaan terburuk di dunia.


Sumber: cnnindonesia

Baca juga:

Mereka yang mau memberontak negara tapi berlindung dibalik Kalimat tauhid, Khawarij namanya

Mereka yang mau memberontak negara tapi berlindung dibalik Kalimat tauhid, Khawarij namanya

Apa Komentar anda?