Selasa, 05 Desember 2017

Dilaporkan GP Ansor ke Polisi, Sekretaris PKS Sulbar akhirnya Mau Minta Maaf

MusliModerat.net - Sekertaris PKS Sulbar, Hajrul Malik, memohon maaf kepada Pimpinan Cabang Gerakan Pemuda (GP) Mamuju dan GP Ansor Sulbar, Senin (4/12/2017).

Permohonan itu diajukanHajrul di Mapolres Mamuju Jl KS Tubun, Kelurahan Rimuku, Kecamatan Mamuju, Sulbar.

Hajrul dipanggil polisi setelah dilaporkan GP Ansor ke Polres Mamuju atas dugaan pencemaran nama baik Banser.

"Dari awal saya tidak ada unsur menghindari proses Tabayyun yang dilakukan oleh teman-teman Ansor-Banser, Alhamdulillah hari ini kita sudah melakukan pertemuan dan saya melakukan permohonan maaf," kata Hajrul di ruangan Sat Intelkam Mapolres Mamuju.

"Terkait dengan Khotbah yang saya sampaikan itu sudah clear dan tidak ada unsur mau menyinggung Banser, sehingga saya minta maaf atas pernyataan ini yang dinilai keliru," ujarnya menambahkan.


Sekretaris Pimpinan GP Ansor Cabang Mamuju Ashari Rauf mengatakan, pihaknya sudah menerima permohonan maaf Sekretaris PKS Sulbar.

"Saya kira upaya mediasi yang dilakukan oleh pihak kepolisian, yang mempertemukan kami dengan Bapak Hajrul Malik, sudah sangat baik, kami dari kedua belah pihak sama-sama membuka hati," ujar Ashari.

Berawal dari Atas Mimbar

Sekretaris Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Sulbar, Hajrul Malik dilaporkan ke Polres Mamuju.
Hajrul dilaporkan atas dugaan pencemaran nama terhadap lembaga di atas mimbar saat bertindak sebagai khutbah Jumat, beberapa waktu lalu.

Sekretaris PKS ini menyebut bahwa Banser talah membubarkan pengajian.

Tak terima dengan itu, Pimpinan Wilayah GP Ansor Sulbar bersama Pimpinan Cabang Ansor Mamuju, ambil tindakan melaporkan Hajrul Malik yang dinilai ngawur saat berkhutbah.

Kasatkowril Banser Sulbar, M Anshar Tahir mengatakan, awalnya pihaknya melakukan langkah tabayyun ke kediaman Hajrul sebanyak dua kali guna mempertanyakan maksud penyataan tersebut.
Namun niat bertabayyun belum menemui titik temu dengan alasan sedang tak berada di rumah.

"Kami sudah menyurat secara kelembagaan kepada Hajrul Malik untuk bertemu dan mengklarifikasi maksud dan tujuannya menyinggung Banser GP Ansor. Dalam surat tersebut kami mencantumkan kontak person kami, namun hingga saat ini belum mendapatkan tanggapan," jelas M Anshar Tahir, saat ditemui usai dari Polres Mamuju, Minggu (3/12/2017).

"Harapannya pihak Polres Mamuju dapat memediasi atau memanggil yang bersangkutan untuk mempertemukan kami," lanjut Ketua PC GP Ansor Mamuju, Zahril.

Ia menambahkan, pihaknya saat ini sisa menunggu panggilan dari pihak Kepolisian untuk memediasi sekaligus bertemu dengan Hajrul untuk mempertanyakan maksud konten Khutbahnya.(*tribunnews.com)
Advertisement

Advertisement