Sabtu, 04 November 2017

[T E R M Y C Y N] PNS ini Sebut Pemerintah Thoghut dan Bukan Ulil Amri

MusliModerat.net - Masih hangat tentang ujaran kebencian yang dilakukan salah seorang ustad  yang sebut  pemerintah Thagut, kali ini seorang PNS asal Bengkulu yang bernama Pe**ana Akhmad, yang diduga ikut-ikutan latah dengan menuliskan status di Facebooknya yang kurang lebih,
"PEMERINTAHAN SEKARANG THOGUT, BUKAN ULIL AMRI, AL HALABI MURJI'AH SESAT!

Viral di Facebook!

Tak menunggu lama, status PNS Golongan IV Kasubag Perencanaan Pemberdayaan Masyarakat Desa Pemda Bengkulu ini viral lantaran di sebar oleh salah seorang pengguna Facebook bernama Agung Sivianto Dasritara. Lewat unggahannya itu Agung juga menyelipkan screenshoot status berisi ujaran kebencian dan foto close-up Pe**ana Akhmad yang memakai peci plus seragam khas PNS.
Klo kamu PNS Pe**ana Akhmad sebaiknya gak usah ngatain pemerintah thogut, karena kamu di bayar oleh pemerintah .. ditambah lagi klo kamu pemuja jafar umar thalib si pendiri laskar jihad yg di duga terkait dengan bom bali dan kerusuhan maluku, maka sebaiknya kamu angkat kaki saja dari indonesia dan minggat ke arab atau ke afganistan sana, karena jelas laskar jihad dan jafar umat thalib tidak mengakui negara republik indonesia.



Dibully rame-rame!

Unggahan Agung itu pun mengundang warganet untuk berkomentar, rata-rata mereka juga merasakan hal yang sama, kecewa dan meluapkan rasa kekecewaannya itu dengan ikut berkomentar,
Al Faqru Fakhri Mengatakan pemerintahan sekarang toghut, namun dia sendiri pegawai pemerintahan, makan, berpenghasilan, hidup, berkehidupan dari hasil gaji dari pemerintah...
Guoblok koq di pamerin, kemunafiqan loe dibukakan, ditampakkan oleh Allah Ta’ala...
Winda Oktaviani Ini mah istilahnya kaya an***g yg gigit tangan majikannya sndri.. Di kasih makan sma majikan tapi bukan trimakasih malah gigit tangannya..
Dipa Adi Martius Real munafikun...
Maulana Masri Viral kan... PNS kayak gini?? Ga Sudi yang pajak ku diberikan ke orang orang seperti ini...
Pe**ana Akhmad hanyalah salah satu dari ribuan PNS yang telah terinfeksi ajaran Radikalisme. Padahal PNS telah disumpah untuk mementingkan kepentingan negara di atas kepentingan sendiri, kelompok dan golongannya.
Sungguh ironis, disaat Jokowi sedang gencar-gencarnya melakukan pembangunan infrastruktur dari seluruh Indonesia, masih saja ada PNS yang terang-terangan memaki-maki pemerintah dengan sebutan Thogut. Padahal dia dibayar oleh pemerintah.
Ibarat peribahasa mandarin, 
BO CHENG LI atau yang berarti TAK TAHU DIRI DAN TAK TAHU BALAS BUDI

Bagaimana menurutmu guys?

Advertisement

Advertisement