Kamis, 02 November 2017

Kenapa yang Melawan Intoleransi Dicap sebagai "Anti Islam"?

MusliModerat.net - Jika mereka mengatakan bahwa Indonesia ini adalah kafir, jika mereka mengatakan bahwa Indonesia ini adalah Thoghut (Menyembah selain Allah). Maka itu sama artinya mengatakan bahwa kita semua adalah kafir.

INI BUKAN NEGARA THOGUT, BRO!
Mengatakan negara ini "Thogut" (menyembah selain Allah) ditegakkan di atas sistem "Kufur".. sama saja menghina Kiai-kiai Pendiri Bangsa yang ikut merumuskan Pancasila.
Sama saja dengan menyebut Muslim yang Pancasilais sebagai "Kafir". Sama saja mengatakan seluruh bangsa Indonesia (selain kelompok mereka) adalah Kafir.

"ANTI ISLAM" ITU ISTILAH TERORIS
Saat Amrozi dkk ledakkan bom bali yang menewaskan turis tak berdosa, narasi yg digunakan adalah para turis tsb datang dari negara-negara yang "Anti Islam".
Saat bom bunuh diri meledak di Masjid Mapolres Cirebon tahun 2011 silam, pelaku didoktrin bahwa muslim yg shalat disitu semuanya "Anti Islam".
Saat ISIS rekrut anggotanya utk perangi sesama Muslim di Irak & Suriah, narasi yg mereka gunakan adalah Muslim di Irak & Suriah "Anti Islam" maka harus diperangi.
Saat NU bersikap tegas menolak aliran islam garis keras, tiba-tuba NU ormas islam tertua dan terbesar di Indonesia dicap "Anti Islam".
Saat GP ANSOR menolak dakwah ustadz tertentu yg melarang anak2 menyanyikan lagu wajib nasional, tiba-tiba ANSOR yang ormas islam dicap "Anti Islam".
Saat BANSER menghadang pawai H*I dan menuntut pembubaran organisasi anti Nasionalisme tsb, tiba-tiba Banser dicap "Anti Islam".
Saat PERPPU disahkan untuk amankan Pancasila dari paham-paham membahayakan langsung dicap "Anti Islam", padahal isi Perppu melarang Komunis PKI juga.

Jadi meski anda Muslim, tapi jika anda Anti Terorisme, maka anda akan dicap "Anti Islam".
Meski anda Muslim, tapi jika anda Anti Radikalisme maka anda akan dicap "Anti Islam".
Meski anda Muslim, tapi jika anda Anti intoleransi maka anda akan dicap "Anti Islam".
Karena "Anti Islam" sudah menjadi SLOGAN KELOMPOK RADIKAL untuk provokasi umat agar memusuhi siapapun yang berbeda pendapat dengan mereka tidak peduli Muslim atau bukan.
Padahal yg ditolak adalah oknum radikal-nya, bukan Islam-nya. Jadi jangan mau dibohongi sama "Anti islam".

JANGAN MAU DIBOHONGI "ANTI ISLAM"
Advertisement

Advertisement