Senin, 20 November 2017

Jenderal Gatot Imbau Umat Tak Ikuti Ulama yang Bicara Kasar

MusliModerat.net - Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo mengajak umat Islam di Indonesia untuk tidak mengikuti para ulama yang tidak memberikan pesan kedamaian antarsesama dalam setiap khotbah-khotbahnya.

Gatot menyampaikan itu saat berceramah di hadapan ribuan orang yang hadir dalam Milad ke-27 Pondok Pesantren Daarut Tauhid di Lapangan Gasibu, Kota Bandung, Jawa Barat, Sabtu (18/11).

"Kalau ada ulama yang memakai serban dan berbicara kasar yang membuat orang marah, itu pasti ulama palsu dan jangan diikuti,” kata Gatot seperti dikutip dari keterangan Puspen TNI.


Menurut Gatot, para ulama sudah seharusnya berbicara dengan hati sehingga umat mendapatkan kedamaian.

Ulama juga selalu memberikan tausiah agar seorang muslim tidak arogan dan tidak pernah mengatakan kafir kepada orang lain, serta mengajak umat muslim untuk melindungi dan menghormati sesama umat lainnya. Itu karena Islam di Indonesia adalah rahmatan lil alamin atau Islam yang membawa kebaikan bagi semua umat.   

Para ulama di Indonesia, lanjut Gatot, juga selalu memberikan tausiah kepada umatnya untuk menjadi seorang muslim yang cinta bangsa dan Negara Kesatuan Republik Indonesia.


Mengakhiri ceramahnya, Gatot menyampaikan bahwa para ulama harus mengajak umat untuk beribadah dan mendengarkan khotbah di masjid, agar dapat meredakan kemarahan dan mengobati kekecewaan dari segala permasalahan yang dihadapi.  

“Masjid itu tempat membuat hati sejuk dan tenang serta damai,” ujarnya.

 (wis/cnnindonesia)
Advertisement

Advertisement