Minggu, 22 Oktober 2017

Walau Dituduh Mirip Salib Oleh Sumbu Pendek, Masjid KH Hasyim Asyari Selalu Ramai Dikunjungi Umat Islam

MusliModerat.net - Masjid Raya Pertama di Jakarta, Masjid KH Hasyim Asyari, menjadi salah satu tempat yang memiliki daya tarik bagi warga Jakarta.

Masjid yang dituduh Masjid Salib dan Masjid Dliror Oleh Sumbu Pendek ini selalu ramai dikunjungi warga Jakarta untuk sekadar untuk berkumpul bersama keluarga maupun yang mereka memburu foto-foto menarik melalui kamera ponselnya.

Pantauan Kompas.com, Kamis (29/6/2017) sore, warga yang rata-rata datang bersama keluarganya terlihat memenuhi pelataran masjid yang berada di depan pintu masuk.
Tidak sedikit dari warga yang terlihat sudah memegang tongsis, sebagai peralatan penunjang untuk mengabadikan momen di masjid tersebut.

Di halaman depan masjid, beberapa pengunjung terlihat sedang duduk dan bermain bersama anak-anaknya.
Rata-rata mereka yang duduk adalah ibu-ibu dan pengunjung berusia lanjut.
"Masjidnya bagus, besar kayak di luar negeri," kata seorang warga, Tamah (34) kepada Kompas.com, di lokasi.

Tamah mengaku baru kali ini berkunjung ke Masjid KH Hasyim Asyari.
Setelah berkeliling sejenak, dia mengaku takjub dengan arsitektur bangunan serta ornamen yang ada di dalamnya. 
"Betawi banget lah desainnya. Masjidnya juga bersih, bagus deh pokoknya," tutur Tamah.
Warga lainnya, Anissa (23), datang bersama teman-temannya sekadar untuk foto bersama.

Menurut mereka, bangunan Masjid KH Hasyim Asyari ikonik dan pencahayaan di dalamnya cukup terang, sehingga cocok untuk berfoto.
"Selfie buat medsos," ujar Annisa sambil tersenyum.
Masjid Raya KH Hasyim Asyari diresmikan oleh Presiden Joko Widodo pada 15 April 2017.

Ide pembangunan masjid ini muncul dari Jokowi saat menjabat sebagai Gubernur DKI Jakarta, tepatnya pada perayaan Idul Adha di Islamic Center, Jakarta Utara pada tahun 2012.
Saat itu, Jokowi baru mengetahui bahwa selama ini Jakarta belum punya masjid raya yang dimiliki oleh Pemerintah Provinsi DKI.

Adapun masjid yang dibangun di atas lahan seluas 2,4 hektar dengan luas bangunan sebesar 16.985,43 meter persegi ini berlokasi tak jauh dari Jalan Raya Daan Mogot.
Lokasi masjid dilintasi oleh jalur bus Transjakarta koridor tiga.
Dengan naik bus yang mengarah ke Kalideres, warga yang hendak menuju ke Masjid Raya KH Hasyim Asyari dapat turun di Halte Pesakih.

Jarak antara Halte Pesakih dan Masjid Raya KH Hasyim Asyari tidak terlalu jauh, kurang lebih sekitar 100-200 meter. 

Sehingga masih memungkinkan untuk dicapai dengan berjalan kaki.
Namun bagi yang berat untuk berjalan kaki, tersedia layanan bus pengumpan Transjakarta menuju rumah susun sederhana sewa (Rusunawa) Pesakih yang rutenya melalui Masjid Raya KH Hasyim Asyari.

Layanan bus pengumpan melayani rute Terminal Kalideres-Rusunawa Pesakih PP (pergi dan pulang).

Berita ini telah dimuat di Kompas.com dengan judul Rekreasi dan "Selfie" di Masjid Raya Pertama Jakarta, dengan sedikit edit.
Advertisement

Advertisement