Senin, 02 Oktober 2017

Tujuh Kemuliaan Menjadi Santri

MusliModerat.net - TUJUH KEMULIAAN PENCARI ILMU
قال أبو الليث: من جلس عند عالم ولم يقدر على حفظ شيئ من العلم نال سبع كرمات: فضل المتعلمين، وحبسه من الذنوب، ونزول الرحمة عليه حال خروجه من بيته، وإذا نزلت الرحمة على على أهل الحلقة حصل له نصيبه، ويكتب له طاعة ما دام مستمعا، وإذا ضاق قلبه لعدم الفهم صار غمه وسيلة إلى حضرة الله تعالى لقوله (أنا عند المنكسرة قلوبهم من أجلي) أي جابرهم وناصرهم، ويروى عز العالم وذل الفاسق فيرد قلبه عن الفسق ويميل طبعه إلى العلم.

Artinya: Imam Abu Laits berkata: "Siapa yang duduk mengaji dengan orang alim, namun ia tidak bisa menghafal satu ilmu pun, ia mendapatkan tujuh kemuliaan: keutamaan sebagai pencari ilmu, tercagah dari melakukan dosa, mendapatkan rahmat ketika keluar dari rumahnya, ketika rahmat turun pada peserta pengajian ia mendapat bagian dari rahmat itu, dicatatkan taat baginya selagi mendengarkan, bila hatinya susah karena tidak bisa memaham maka kesusahan itu akan menjadi perantara baginya mendekatkan diri pada Allah, dan ketika dijelaskan mengenai kemuliaan orang berilmu dan kehinaan orang fasik hatinya dipalingkan dari kefasikan dan wataknya menjadi condong pada ilmu.
Advertisement

Advertisement