Selasa, 24 Oktober 2017

Nasihat Kiai Said untuk Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan

MusliModerat.net - Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Said Aqil Siroj mengatakan, seorang pemimpin seharusnya bisa memberikan perlindungan kepada masyarakatnya yang baik, baik yang muslim ataupun yang nonmuslim.

“Yang penting bukan penjahat,” kata Kiai Said kepada Gubernur DKI Jakarta Anis Baswedan saat memberikan ceramah dalam acara Peringatan Hari Santri Nasional di Masjid Raya KH Hasyim Asy’ari, Sabtu (21/10) malam.

Selain itu, seorang pemimpin juga harus memberikan kecukupan sandang, pangan, dan papan kepada masyarakatnya. Menurut Kiai Said, menjadi Gubernur DKI Jakarta adalah mengambil warisannya Sunan Gunung Jati atau Maulana Syarif Hidayatullah.

Dulu, Sunan Gunung Jati datang dari Samudera Pasai dan datang ke Deman Bintoro. Lalu kemudian ia dinikahkan dengan anaknya Raden Fatah, Raja Demak. 

“Ia (Sunan Gunung Jati) ditugaskan ke Jawa bagian barat untuk menyebarkan ajaran Islam,” ujar Kiai Said.

Sunan Gunung Jati sampai di Banten dan berhasil menaklukannya hingga kemudian mayoritas masyarakat Banten menjadi muslim. Lalu, ia pergi ke timur Banten dan sampai di suatu tempat yang banyak dihuni dedemitnya.

Sunan Gunung Jati membabat wilayah tersebut dan memberikan nama Jayakarta. Setelah berhasil menaklukkan Banten dan Jayakarta, Sunan Gunung Jati melanjutkan perjalannya hingga ke Banten.

“Banten diserahkan kepada Pangeran Hasanuddin dan Jayakarta diberikan kepada Pangeran Jayajarta,” cerita Kiai Said.

Maka dari itu, Kiai Said menegaskan bahwa menjadi Gubernyr DKI Jakarta adalah mewarisi Sunan Gunung Jati. (Muchlishon Rochmat/Fathoni/NU Online)
Advertisement

Advertisement