Senin, 30 Oktober 2017

Menpora: Sejarah Mencatat Ada Banser Jadi Menteri

MusliModerat.net - Selain memuji jajaran pengurus PP GP Ansor dan Satkornas Banser, Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Republik Indonesia (RI) Imam Nahrawi menyampaikan pernyataan yang memotivasi pemuda Nahdlatul Ulama (NU) dari seluruh provinsi di Indonesia.

"Saya tidak pernah ragu mengatakan jika Ansor dan Banser selalu terdepan dalam menjaga di Indonesia. Dan dalam sejarah Indonesia, ada Banser yang jadi menteri," ujar Menpora, di Jakarta, Sabtu (28/10).

Mengawali sambutan mengisi materi pada Rapat Koordinasi Nasional Banser seluruh Indonesia, Menpora menyebut Ketua Umum PP GP Ansor H Yaqut Cholil Qoumas sebagai Al Mukarom dan calon doktor.

"Lalu sahabat Adung (Sekjen PP Ansor, H Abdul Rohman) ini instruktur saya siang malam. Beliau ini yang mengajak saya masuk Jakarta. Termasuk Kasatkornas Banser H Alfa Isnaeni, juga pihak yang membantu saya jadi DPR RI, saya selalu berdoa semoga beliau masuk surga," ujar Menpora.


H Alfa menimpali pernyataan Menpora yang menurut Kasatkornas mendoakannya meninggal duluan. Guyonan tersebut sontak membuat gedung pertemuan di PP-PON Menpora, Cibubur, Jakarta Timur itu menjadi riuh oleh gelak tawa seluruh kader Ansor dan Banser yang menghadiri kegiatan tersebut.

Setelah tawa reda, Menpora melanjutkan, 89 tahun Sumpah Pemuda yang diperingati setiap 28 Oktober menegaskan kebhinekaan.

"Kita semua berasal dari berbagai wilayah dan suku. Kita berkumpul di sini ialah tindak lanjut dari Sumpah Pemuda," kata dia lagi.

Sebagai kader Ansor Menpora mengajak seluruh  pemuda NU selamanya bisa menjaga kebhinekaan. 

"Di mana saja kita berada, identitas kita jangan sampai luntur. Terima kasih kepada Kasat Provost Satkornas Banser H Imam Kusnin yang menyeret saya jadi Banser," ujar Menpora.

Terimakasih kepada seluruh komandan Banser di seluruh Indonesia  yang selalu terdepan menjaga NKRI dengan ikhlas.

"Fakta tidak bisa dipungkiri, Banser dan Ansor multifungsi jika negara membutuhkan. Matur nembah nuwun (terima kasih) pengabdiannya bagi Indonesia untuk seluruh sahabat Ansor dan Banser," ujar Menpora Imam Nahrawi yang tahun 1996 mengikuti Diklatsar Banser, di Kediri, Jawa Timur. (Gatot Arifianto/Fathoni/NU Online)
Advertisement

Advertisement