Minggu, 15 Oktober 2017

Meluruskan Pernyataan "Mencintai Negeri Tidak Diajarkan Rasulullah"

MusliModerat.net - Mempertahankan Kemerdekaan adalah mempertahankan eksistensi kita di bumi pertiwi Indonesia.
Coba simak hadits ketika Nabi Saw akan Hijrah ke Madinah, sebagai ungkapan kalimat perpisahan, beliau rintihkan:
ﻣﺎ ﺃﻃﻴﺒَﻚ ﻣﻦ بلد؟ ﻭﻣﺎ ﺃﺣﺒَّﻚ ﺇﻟﻲَّ؟ ﻭﻟﻮﻻ ﺃﻥ ﻗﻮﻣﻲ ﺃﺧﺮﺟﻮﻧﻲ ﻣﻨﻚ، ﻣﺎ ﺳﻜﻨﺖُ ﻏﻴﺮَﻙ. (ﺭﻭﺍﻩ ﺍﻟﺘﺮمذي)
“Gerangan apa yg membuatmu menjadi negeri yang menawan, gerangan apa yang membuatku terpesona mencintaimu. Andai saja kaumku tidak mengusirku darimu maka aku tidak berdiam di negeri selainmu.” (HR. at-Tirmidzi).

Ketika meruqyah (mengobati dengan doa) seseorang, beliau menyebutkan tanah kelahiran beliau. Dalam hadits shahih diriwayatkan:
ﻋﻦ ﻋﺎﺋﺸﺔ – ﺭﺿﻲ ﺍﻟﻠﻪ ﻋﻨﻬﺎ : ﺃﻥ ﺍﻟﻨﺒﻲ – ﺻﻠﻰ ﺍﻟﻠﻪ ﻋﻠﻴﻪ ﻭﺳﻠﻢ – ﻛﺎﻥ ﻳﻘﻮﻝ ﻓﻲ ﺍﻟﺮﻗﻴﺔ: ﺑﺎﺳﻢ ﺍﻟﻠﻪ، ﺗُﺮْﺑَﺔُ ﺃَﺭْﺿِﻨﺎ، ﻭﺭِﻳﻘَﺔُ ﺑَﻌْﻀِﻨﺎ، يشفي ﺳﻘﻴﻤﻨﺎ ﺑﺈﺫﻥ ﺭﺑﻨﺎ. (متفق عليه)
Dari Sayyidah ‘Aisyah Ra, bahwa ketika merukyah beliau Nabi Saw bersabda: “Dengan menyebut Nama Allah, tanah kami, air liur sebagian kami, semoga disembuhkan orang sakit kami dengan izin Tuhan.” (Muttafaq ‘Alaih)

Dalam hadits shahih juga diriwayatkan lantunan doa Nabi Saw agar diberi rasa cinta pada kota Madinah sebagaimana cintanya pada kota Makkah atau agar lebih mencintainya:
ﻛﺎﻥ ﻳﺪﻋﻮ صلى الله عليه وسلم ﺍﻟﻠﻪ ﺃﻥ ﻳﺤﺒِّﺒَﻬﺎ ﺇﻟﻴﻪ؛ ﻛﻤﺎ ﻓﻲ ﺍﻟﺼﺤﻴﺤﻴﻦ: ﺍﻟﻠﻬﻢ ﺣﺒِّﺐْ ﺇﻟﻴﻨﺎ ﺍﻟﻤﺪﻳﻨﺔَ ﻛﺤُﺒِّﻨﺎ ﻣﻜﺔَ ﺃﻭ ﺃﺷﺪَّ. (متفق عليه)
Dalam kitab Shahih al Bukhari dan Muslim Nabi Saw berdoa: “Ya Allah, tanamkan kepada diriku kecintaan terhadap kota Madinah seperti kecintaanku pada kota Makkah atau lebih darinya.” (Muttafaq ‘Alaih).
Selain itu, al-Hafidz ad-Dzahabi, ulama kritikus hadits, ketika menjelaskan berbagai hal yang dicintai Nabi Saw, juga secara terang-terangan menegaskan, tanah air adalah salah satunnya.
ﻗﺎﻝ ﺍﻟﺤﺎﻓﻆ ﺍﻟﺬﻫﺒﻲ – ﻭﻫﻮ ﻣﻦ ﺍﻟﻌﻠﻤﺎﺀ ﺍﻟﻤﺪﻗِّﻘﻴﻦ – ﻣُﻌَﺪِّﺩًﺍ ﻃﺎﺋﻔﺔً ﻣﻦ ﻣﺤﺒﻮﺑﺎﺕ ﺭﺳﻮﻝ ﺍﻟﻠﻪ – ﺻﻠﻰ ﺍﻟﻠﻪ ﻋﻠﻴﻪ ﻭﺳﻠﻢ :- ” ﻭﻛﺎﻥ ﻳﺤﺐُّ ﻋﺎﺋﺸﺔَ، ﻭﻳﺤﺐُّ ﺃَﺑَﺎﻫَﺎ، ﻭﻳﺤﺐُّ ﺃﺳﺎﻣﺔَ، ﻭﻳﺤﺐ ﺳﺒﻄَﻴْﻪ، ﻭﻳﺤﺐ ﺍﻟﺤﻠﻮﺍﺀ ﻭﺍﻟﻌﺴﻞ، ﻭﻳﺤﺐ ﺟﺒﻞ ﺃُﺣُﺪٍ، ﻭﻳﺤﺐ ﻭﻃﻨﻪ .”
Al-Hafidz ad-Dzahabi salah satu ulama ahli analisis, menyebutkan beberapa hal yang dicintai Nabi Saw. Beliau mencintai 1) Sayyidah ‘Aisyah Ra, 2) Ayah Sayyidah ‘Aisyah Ra, mertua Nabi Saw, yakni Sayyidina Abu Bakar As-Siddiq, 3) Sahabat Usamah, 4) dua cucu beliau, Sayyidina Hasan Ra dan Sayyidina Husain Ra, 5) makanan yang manis dan madu, 6) gunung Uhud, dan 7) tanah airnya.

Masih banyak dalil lain, tapi ini cukup sebagai pedoman kita.
Semoga jaya bumi pertiwi, negeri indah Indonesia Merdeka!!!
Ust Achmad Hafidz (Malang) via Aswajamuda.com
Advertisement

Advertisement