Minggu, 22 Oktober 2017

Klenteng Pun Pasang Spanduk Selamat Hari Santri

MusliModerat.net - Peringatan Hari Santri yang dilaksanakan di sejumlah daerah mendapatkan perhatian positif banyak pihak. Hal itu terbukti salah satunya dengan semaraknya poster atau spanduk yang dipasang di berbagai tempat. 

Bahkan, banyak sepanduk Hari Santri dipasang di tempat-tempat ibadah non-Islam. Klenteng Tjoen Hok Bio yang berada di Desa Karangboyo Juana, Kabupaten Pati, Jawa Tengah, misalnya. Pengurus tempat ibadah umat Konghucu tersebut sengaja memasang sepanduk hari santri di pagar depan Klenteng agar bisa memberikan pesan moral.

"Usai pertemuan umat lintas agama, sepanduk hari santri dari Banser NU sengaja kami pasang. Sebagai penyejuk jiwa agar kebinekaan benar-benar bisa terwujud dan diterima masyarakat," ucap Rohimin, salah satu pengurus Klenteng, Sabtu (21/20).

Ia menambahkan, jalinan kemitraan dengan Banser NU sudah lama terpupuk dengam baik. "Sudah lama kami menjalin hubungan kekeluargaan. Bahkan, sering kali kami terlibat dalam kegiatan sosial," imbuh Rohimin. 


Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Kecamatan Juana, Sisiwoyo mengatakan bahwa Islam itu rahmatallil 'alamin. Maka sudah barang tentu, lanjutnya, membaur, rukun dan damai kepada semua manusia. 

"Islam adalah agama rahmatallil alamin. Sudah selayaknya kita khususnya warga Nahdliyyin lebih dulu memberikan contoh dan mengajak umat agama lain untuk rukun dan damai," ujarnya. 

Siswoyo menuturkan bahwa Banser dan Ansor sudah ada pertemuan dengan lintas agama. Dalam pertemuan tersebut membentuk forum kerukunan umat beragama (FKUB) dengan tujuan agar kebinekaan tetap terjaga dengan baik. 

"Minggu lalu sudah ada pertemuan lintas agama, Kristen Katholik, Protestan, Hindu, Budha dan Dharmo Gandul di Aula Kecamatan Juana. Semua bertujuan menjaga NKRI agar tetap kondusif," pungkasnya. (Suhud Mas'ud/Mahbib/NU Online
Advertisement

Advertisement