Kamis, 26 Oktober 2017

Jalan Keluar bagi Santri yang Kesulitan Ekonomi setelah Pulang dari Pondok Pesantren

MusliModerat.net - Pulang dari pondok tahun 2003, saya bingung mikir ekonomi dan langsung berbisnis. Pertama berjualan sepatu, tapi tidak berjalan. Kemudian ganti berjualan pakaian, juga tidak berjalan. Karena sudah habis modal banyak, tapi usaha blm berhasil, akhirnya saya sowan kyai untuk minta nasehat, dan beliau dawuh: "Santri kok bingung. Sampean punya gusti Allah kok bingung. Bekerjalah kepada Allah Yang Maha Kaya dengan beribadah dan mengajarkan ilmu-Nya kpd masyarakat, insyaAllah akan diberi kecukupan".

Setelah sowan kyai, saya buang jauh-jauh pikiran bisnis itu dan melaksanakan pesan beliau dgn mengajarkan ilmu ke masyarakat meski ilmu yg saya miliki sangat sedikit (maklum di pondok keset dan bangkongan..😀😀😀).

Alhamdulillah, pada tahun pertama 2004 saya diberi rizki oleh Allah yg sangat besar, yaitu rizki seorang wanita yg sekarang menjadi pendamping saya (aseek..😀😀). Ketika awal-awal berumah tangga penyakitku kambuh lagi, yaitu bingung ekonomi. Aku lari ke sana dan ke sini mencari pekerjaan, tapi tidak kunjung mendapatnya. Sampai pada suatu pagi setelah shalat dhuha (biasa, lagi bingung pura-pura rajin dhuha...😀😀😀) aku tertidur, dan bermimpi ketemu kakek-ku yg telah lama meninggal. Kakekku berpesan: "Kamu jangan bingung dan jangan tidur melulu. Ajarkan ilmumu kepada masyarakat, dan bacalah surat yasin setiap hari". Aku kaget dan terbangun mengingat-ingat mimpiku kok sama dengan pesan kyaiku. 

Akhirnya, aku amalkan apa yg diperintahkan kakek saya dalam mimpi tersebut, yaitu menebarkan ilmu walau hanya sedikit yg saya punya, dan selalu membaca surat Yasin. Dan alhamdulillah, sampai saat dan detik ini meski secara sederhana kehidupan kami tercukupi.

Dishare dari Ustad Fajar Abdul Bashir
Advertisement

Advertisement