Jumat, 20 Oktober 2017

Gus Sholah: Peristiwa Resolusi Jihad Belum Ditulis di Buku Sejarah

MusliModerat.net - Pengasuh Pesantren Tebuireng Jombang KH Sholahuddin Wahid (Gus Sholah) mengatakan bahwa peristiwa Resolusi Jihad adalah salah satu fakta sejarah dalam pembangunan negara Indonesia yang tak terbantahkan. Fakta itu tetap ada meski fatwa yang dikeluarkan kakeknya KH Hasyim Asy'ari pada tanggal 22 Oktober 1945 itu belum tertulis di buku hingga saat ini.

Menurut Gus Sholah, para pakar sejarah belum bisa terfokus untuk menulis peristiwa tersebut, bahkan mereka menganggap belum begitu penting.


"Waktu itu tidak ada orang NU yang mau menulis. Dari kelompok Islam yang lain juga tidak ada," kata Gus Sholah saat konferensi pers jelang Rapat Akbar Aktualisasi Resolusi Jihad di nDalem Kasepuhan Tebuireng, akhir pekan lalu.

baginya, hal semacam ini adalah sebuah kewajaran karena tak ada tokoh NU yang terlibat dalam penulisan sejarah khususnya dalam penulisan peristiwa Resolusi Jihad.

"Wajar saja, karena pada waktu itu orang NU mengurus kajian fikih, hadits, dan lain-lain. Meski menulis sejarah, yang ditulis orang NU adalah sejarah nabi," kata Gus Sholah.

Namun demikian, lanjut Gus Sholah, fakta itu masih bisa ditelusuri melalui surat kabar dan beberapa bukti yang lain. Salah satunya sejumlah fakta tulisan di Perpustakaan Nasional.

"Sebelum menulis buku tentang Resolusi Jihad, sudah dilakukan penelusuran secara ilmiah hingga ke luar negeri. Pemberitaan tentang Resolusi Jihad pada tanggal setelah 22 Oktober 1945 itu ditemukan. Jadi, fakta Resolusi Jihad tidak bisa dibantah. Hanya saja sampai sekarang belum dibukukan," tuturnya. (Syamsul Arifin/Alhafiz K/NU Online)
Advertisement

Advertisement