Senin, 02 Oktober 2017

Dibangun di Era Presiden Jokowi, Saluran Irigasi Ini Aliri 3.273 Ha Sawah

MusliModerat.net - Kementerian PUPR akan menyelesaikan pembangunan daerah rigasi Sawah Laweh Tarusan di Sumbar akhir 2017. Saluran irigasi ini akan mengaliri 3.273 hektar sawah. Pembangunan daerah irigasi ini dilakukan sejak 2015 dengan total anggaran sebesar Rp 104,4 miliar. Dengan dana tersebut dibangun saluran irigasi primer sepanjang 1 km, Bendung 1 buah, kantong lumpur, saluran pengelak, jalan akses dan 5 bangunan pelengkap.
Daerah irigasi ini menambah luas areal pertanian yang bisa ditanami seluas 1.250 hektare (ha) dari yang sudah ada 2.023 ha atau totalnya menjadi 3.273 ha. Progres pembangunan saluran irigasi sudah mencapai 87% dan ditargetkan rampung akhir tahun ini. 

Pada awalnya, DI Sawah Laweh Tarusan dibangun dengan menggunakan sistem pompanisasi yang dibangun tahun 1982. Namun karena mahalnya biaya operasi dan pemeliharaan yang harus dikeluarkan petani, mengakibatkan pompa tidak lagi beroperasi dan berubah menjadi sawah tadah hujan. 

Nantinya air irigasi akan bisa mengaliri areal pertanian di Kecamatan Koto XI Tarusan, Kecamatan Bayang, Kecamatan IV Jurai, Kecamatan Sutera, Kecamatan Lengayang, Kecamatan Ranah Pesisir, Kecamatan Linggo Sari Baganti, Kecamatan Pancung Soal, Kecamatan Basa Ampek Balai Tapan, dan Kecamatan Lunang Silaut.
Pembangunan DI Sawah Laweh Tarusan akan memanfaatkan aliran Sungai Batang Tarusan yang dialirkan secara gravitasi dengan membangun bendung yang berjarak 9,3 km ke arah hulu dari lokasi pompa.

Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono meninjau proyek tersebut menggunakan motor. [detik.com]
Advertisement

Advertisement