Kamis, 26 Oktober 2017

Dianggap Sembah Berhala, Murid SD Tolak Hormat Bendera Merah Putih

ilustrasi
MusliModerat.net - Sejumlah murid di dua Sekolah Dasar (SD) kota Tarakan Kalimantan Utara menolak hormat kepada bendera serta menyanyikan lagu Indonesia Raya, pasalnya dianggap menyimpang dari ajaran kepercayaan mereka. 

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Tarakan, Ilham Noor membenarkan adanya tiga orang murid di salah satu SD kelurahan Juata Permai, dan dua murid di salah satu SD kelurahan Sebengkok, menolak untuk hormat kepada bendera merah putih, dan menyanyikan lagu Indonesia Raya. 

"Pasalnya aliran kepercayaan yang orang tua mereka ikuti menganggap hormat dan menyanyikan lagu Indonesia Raya merupakan menyembah berhala," ucap Ilham, Selasa (24/10/2017).


Lebih lanjut Ilham menuturkan, aliran dimaksud merupakan ajaran Saksi Yehuwa yang merupakan organisasi resmi dan memiliki izin pendirian dari Direktorat Jenderal Bimbingan Agama Kementerian Agama.

Namun, pada Tim Koordinasi Pengawas Aliran Kepercayaan dan Aliran Keagamaan Dalam Masyarakat (Pakem) Tarakan, aliran tersebut masuk kategori yang diawasi karena sempat membuat warga Tarakan resah.

“Kita sudah sampaikan ke pusat terkait hal ini. Ternyata, aliran ini masuk kategori yang diawasi. Itu hasil rapat Pakem. Karena saya juga masuk di Pakem,” tandasnya. (chris/jfr/WDA/rri)
Advertisement

Advertisement