Senin, 23 Oktober 2017

Bela Islam yang Sebenarnya, Ratusan Ribu Santri Baca Kitab Kuning Serentak di Sidoarjo

MusliModerat.net -  Sekira 105 ribu santri membaca kitab kuning Nashaihul Ibad karya Syekh Nawawi Al Bantany di Gelora Delta Sidoarjo, Jawa Timur, Minggu (22/10/2017). Ini dilakukan dalam rangka memperingati Hari Santri Nasional (HSN) ke-3.

Rupanya membaca kitab kuning yang diikuti ratusan ribu santri tersebut memecahkan rekor MURI, dengan jumlah peserta ngaji kitab kuning terbanyak. Pembacaan kitab kuning ini dipimpin Rais Am PBNU sekaligus cucu Syekh Imam Nawawi, KH Ma’ruf Amin.


Penghargaan pemecahan rekor ini diberikan perwakilan MURI terhadap Bupati Sidoarjo, SaifuI llah. Ia menyambut baik penyerahan rekor MURI dan mengapresiasi peringatan HSN ke-3.

“Santri merupakan komponen penting bangsa Indonesia karena ikut membentengi Indonesia pada 1936. Selain itu, santri mendukung berdirinya NKRI. Saya menaruh harapan besar agar santri berperan lebih nyata dalam mendukung program pemerintah,” terang Saiful Ilah.

Hal senada juga diungkapkan Ketua GP Ansor Kabupaten Sidoarjo, Muhammad Riza Ali Faizin. Ia menyatakan, HSN 2017 di luar prediksi sebelumnya. Peserta yang awalnya diprediksi bakal sebanyak 45 ribuan santri, tapi mencapai 105 ribu santri.

“Memang di luar prediksi kami. Saya melihat ada semangat yang luar biasa dari kalangan santri dalam memperingati HSN tahun ini. Mudah-mudahan ke depan tidak menyurutkan langkah santri untuk terus mengorbankan semangatnya,” ujar Muhammad Riza.

Ia menambahkan, arti peringatan HSN kali ini untuk memberikan semangat literasi bahwa santri itu membaca dan menulis. Bukan tanpa alasan banyak santri saat ini yang hanya mengambil rujukan tak berdasar.

“Sehingga harus dikembalikan lagi bagaimana santri terdahulu yang harus mengacu pada rujukan yang benar,” tandasnya.

(Ari/okezone.com)
Advertisement

Advertisement