Sabtu, 09 September 2017

[Yenny Wahid] Surat Buat Bapak "Gus Dur"

MusliModerat.net - Surat Untuk Bapak. Dibacakan Mbak Yenny Wahid Dalam Acara Belajar Dari Gus Dur Di Acara "Mata Najwa Metro TV"
"Bapak tercinta, Tak terasa 5 tahun lebih bapak meninggalkan kami."
"Begitu banyak hal yang terus ku kenang tentangmu."
"Ragu karena bapak tidak bisa melihat, Bagaimana mungkin bapak bisa memimpin tanpa penglihatan..?"
"Namun seperti Abdullag Bin Umar, Kebutaanmu adalah anugrah bagi negeri ini."
"Karena dengan mata batinmu jadi bercahaya, Dan lisanmu menjadi tajam menyuarahkan kebeneran."
"Justru kami yang sempurna penglihatannya, Pak, Kadang tak mampu membedakan mana yang benar dan yang salah."
"Bapak, Minggu lalu adalah tahun imlek."
"Aku ingat ketika bapak mengeluarkan aturan membolehkan perayaan imlek, Ada sedikit kalangan yang mencibir."
"Sama seperti ketika bapak perintahkan banser jaga gereja. Orang-orang itu berkata bapak hanya lindungi kelompok minoritas."
"Mereka lupa, Ketika zaman orde baru, Bapak berjuang dengan kelompok mayoritas yang ditekan, Sampai bapak sendiri jadi korban."
"Bapak tercinta, Terimakasih telah ajarkan kami, kaidah agama yang kita anut adalah agama yang cinta damai dan mengasihi seluruh alam."
"Makin banyak masyarakat yang hafal Al-Qur'an dan hadist, Namun sayang masih ada yang senang mengkafirkan orang lain."
"Bapak justru setelah kau pergi, Aku masih melihatmu dimana-mana. Di kaos dan kalender yang banyak dijual orang."
"Disepanduk dan iklan dilayar kaca ketika musim kampanye tiba, Bersanding dengan logo-logo partai dan foto calon presiden."
"Padahal sebagian dari mereka justru adalah orang-orang yang nilai politiknya berbeda dari dirimu."
"Pak... Sungguh kami rindu leluconmu, Tak ada lagi yang bisa marahi DPR dan politisi. Bahkan anak TK pun tidak mau lagi disamakan dengan mereka."
Kalau bapak masih ada, Mungkin bapak akan berkata : Polisi kok dibilang bukan penegak hukum...? Pantas sekarang maling-maling makin berani."
"Merampok harta rakyat di siang hari lalu lakukan kriminalisasi agar kejahatannya terlindungi."
"Bapak mungkin akan menambahkan : Dik Jokowi tangkap saja semua maling itu, Gitu Aja Kok Repot."
"Kasihan Pak Jokowi, Pak... Begitu banyak bebannya dalam memimpin negeri, Srpertinya beliau perlu teman untuk bicara."
"Tolong datangi pak jokowi dalam mimpi agar terilhami untuk jadi lebih berani, Karena rakyat negeri ini butuh di ayomi."
Al-fatihah Dumateng beliau...
Advertisement

Advertisement