Rabu, 13 September 2017

Usai Tawaf Wada, Jamaah Haji Cina Berjalan Mundur agar Tak Membelakangi Kabah

MusliModerat.net -  Sebuah fenomena yang amat mengharukan terjadi di depan Kabah pada musim haji 2017.
Sekelompok jamaah haji asal China memilih untuk berjalan mundur setelah melakukan thawaf wada'.
Seperti diketahui, thawaf wada’ adalah penghormatan terakhir pada Masjidil Haram.
Thawaf wada' adalah amalan terakhir bagi jamaah yang melaksanakan ibadah haji sebelum meninggalkan Mekah, tidak ada lagi amalan setelah itu.
Atau dengan kata lain juga sering disebut thawaf perpisahan.
Nah, para jamaah asal China ini bukan tanpa alasan melakukan jalan mundur, satu tindakan yang jarang dilakukan para jamaah haji umumnya, yang langsung pulang meninggalkan Kabah setelah thawaf wada'.
Mereka ternyata tidak rela berpaling dari Kabah atau setidaknya membelakangi Kabah selepas melakukan thawaf wada'.
Dalam video pendek yang dikutip Serambinews.com dari akun instagram Mozaik Islam, Jumat (8/9/2017) tampak para jamaah haji asal China ini tidak kuasa menahan tangis.
Air mata mereka jatuh berderai sambil mengangkat kedua tangan mereka tanda perpisahan.
Mereka terharu sekaligus merasakan kesedihan teramat mendalam saat detik-detik thawaf usai, dan mereka harus kembali ke negaranya.
Mereka seolah tidak ingin berpisah dengan Kabah, bangunan suci yang terletak di Mekah yang dijadikan arah kiblat saat melaksanakan ibadah.
Sehingga mereka pun memilih berjalan mundur berlahan agar tatapan mata mereka tetap bisa memandang Kabah dari kejauhan.
"Ini bukan ritual ibadah dan bukan juga seperti yang dicontohkan Rasulullah, namun aksi mereka spontan kerena begitu kecintaan mereka ke Tanah Haram dan sedih saat harus meninggalkan Tanah Haram," begitu keterangan yang ditulis pemilik akun tentang video 58 detik itu.
Klik gambar untuk menonton video:


Hingga pukul 22.46 WIB, video yang diupload pada Jumat (8/9/2017) ini, sudah ditonton 49,352 kali dan dikomentari 361 kali.
"Jarang2 liat org ky gini... kbnykn org klo udh selesai haji... langsung pulang...senang dan gembira
Advertisement

Advertisement