Senin, 11 September 2017

Pengurus Muhammadiyah Jepara: Berita Pengusiran Santri Karimunjawa Tidak Benar

Saat penandantanganan sikap bersama PCNU dan PDM Jepara dilakukan di Mapolres Jepara (Ahad, 10/09/2017)
DutaIslam.Com - Di media sosial banyak beredar pengusiaran santri dari Ittihadul Ma'ahid Islam (ITMAM) PP Muhammadiyah di Karimunjawa, berita pemelintiran ini banyak disbar oleh web yang mengaku berafiliasi dengan muhammadiyah yaitu Sang Pencerah yang kemarin ikut disebarluaskan oleh Media yang mengatasnamakan Habib Rizieq FPI, menyikapi hal ini PD Muhammadiyah Jepara dan PCNU Jepara bertemu di Mapolres Jepara, Ahad (11/09/2017) malam.

Dirilis dari Dutaislam.com Klarifikasi bersama PCNU Jepara dan PDM Jepara yang berlangsung mulai pukul 21.00 hingga 23.50 WIB tersebut, dihasilkan sikap berikut:
  1. Pemberitaan bahwa telah terjadi penolakan dan pengusiran santri adalah tidak benar. 
  2. PCNU Jepara dan PDM Jepara sepakat menyikapi masalah tersebut dengan mengedepankan ukhuwwah islamiyah, ukhuwwah wathaniyah, ukhuwwah basyariyah serta tunduk pada peraturan perundang-undangan yang berlaku.
  3. Menyekapakati agar gedung yang diwakafkan kepada PP Muhammadiyah tersebut dihentikan (dimauqufkan) penggunaannya untuk beberapa waktu sampai segala sesuatunya terpenuhi.
  4. Mengintensifkan komunikasi semua pihak dan mewaspadai paham radikalisme serta pihak lain yang hendak memecah belah persatuan dan kesatuan bangsa.  
Dengan demikian, berita-berita provokatif yang menyebut ada pengusiran santri di Karimunjawa sudah tidak berlaku sejak pernyataan sikap di atas.

"PDM Jepara merasa ayem, tidak ada apa-apa," kata KH Sadali, S.Ag, Wakil Ketua PDM Jepara yang di Mapolres Jepara, duduk bersebelah dengan Rais Syuriah NU Jepara, KH Ubaidillah Noor Umar, Ahad (10/09/2017) malam.

Sebelum mengakhiri pertemuan, antara Kiai Ubaidillah dan Kiai Sadali saling berpelukan, saling genggam tangan dan lalu foto bersama dengan hadirin lainnya. Berikut foto kiriman yang diunggah oleh situs Dutaislam.com:

Saling berpelukan


Saling genggam tangan
Foto bersama usai tandatangan
Selain KH Ubaidillah Noor Umar dan KH Sadali, ikut bertandatangan dalam pernyataan sikap itu antara lain adalah Kapolres Jepara, AKBP Yudianto Adhi Nugroho, S.I.K, Ketua MUI Jepara, Dr. H. Mashudi, M. Ag, Rustamaji, S.H., MH. (kesbangpol), H. Badrudin, S.Ag., M.H. (PKUB Jateng untuk Jepara) dan Arif Darmawan S.Sos., M.H. (Dinas Kominfo), disaksikan oleh banyak pihak, baik dari PDM Jepara maupun PCNU Jepara. [dutaislam.com/mm/ed]

Advertisement