Kamis, 14 September 2017

Membantah Tuduhan Keji "Walikota Pekalongan Meninggal Setelah Segel Masjid"

MusliModerat.net - Media Sosial Rame fitnah tentang Wali Kota Pekalongan meninggal gara-gara menyegel Masjid, fitnah ini disebar Oleh akun Fanpage Muslim Cyber Army yang dikelola anak-anak FPI dan situs PKS yang dulu bernama PKSPIYUNGAN yang sekarang berubah menjadi Portal-Islam-ID, berikut klarifikasi oleh Ibnu Novel Hafidz atas tuduhan keji tersebut:


HATI SERIBU MASJID
Ada fitnah bertebaran di media sosial yg menyatakan "Pak Alex, Walikota Pekalongan melakukan penyegelan masjid. Dan beberapa hari kemudian Pak Alex meninggal dunia."
Sungguh itu fitnah keji ! mereka orang-orang yg buta dan tak bisa melihat bagaimana cintanya Pak Alex pada masjid.
Pak Alex dan keluarga adalah orang-orang yang dihatinya selalu terpaut pada masjid.
H. Ahmad Nurwiryo (Denur Wiryo - Buyut Pak Alex) adalah salah satu pendiri Masjid Jami' Kauman) Pekalongan.

H.A. Djunaid (Kakek Pak Alex - Pendiri GKBI, Kospin Jasa) sudah membangun puluhan masjid tidak hanya di Pekalongan, tapi dari Serang hingga Banyuwangi ada banyak masjid yg dibangun beliau. Di Kecamatan Sleman saja, setidaknya ada 3 Masjid besar yg dibangun Pak Djunaid, yaitu Masjid Ganjuran di Jl Magelang Medari, Masjid Sebayu dan Masjid Murangan (Jl Agrowisata). Mau tahu jumlah sebenarnya? kalian pasti tercengang.
HA. Zaky Arslan Djunaid (Ayah) juga meneruskan perjuangan Pak Djunaid. Banyak masjid yg sudah dibangun Pak Zaky. Pak Zaky juga melakukan pembangunan ulang masjid masjid yg dulu didirikan Pak Djunaid. Saya melihat dan menyaksikan sendiri, bahkan di beberapa masjid saya ikut terlibat dalam proses pendiriannya. Salah satu yg fenomenal adalah Masjid Muhammad Cheng Hoo di Purbalingga dan Masjid megah yg ada di Ponpes Tazakka Batang.
Itulah, mengapa saya memilih judul HATI SERIBU MASJID saat menulis biografi Pak Zaky, karena beliau sangat sangat cinta masjid.

Pak Alex, juga adik-adiknya (Andy Arslan Djunaid dan Afzan Arslan Djunaid) mereka juga menuruni Buyut, Kakek dan Ayah mereka. Dalam hari-hari mereka selalu ada perbincangan soal pembangunan masjid. Bahkan Pak Alex sendiri sudah sepuluh tahun lalu mendirikan Mushola di sebuah perumahan di Pekalongan, oleh warga Mushola itu diberi nama Mushola Ahmad Alf Arslan Djunaid - nama lengkap Pak Alex.
Mereka (Pak Alex, Pak Andy dan Mas Afzan) setiap membuka usaha di sebuah tempat, dimana saja, selalu yang ditanyakan adalah "Dimana masjid yg terdekat?" lalu mereka mengunjungi masjid itu, melihat-lihat dan memberikan bantuan dalam jumlah yg sangat besar untuk masjid itu, agar masjid itu bisa dipugar dan diperindah dan bisa memakmurkan jamaah.
Saya bertanya pada mereka si penerbar fitnah, sudah berapa masjid yg kau bangun? atau berapa rupiahmu yg telah kau berikan untuk masjid. Saya yakin, belum ada apa apanya dibandingkan yg sudah diberikan keluarga Pak Alex.
Silakan datang pada saya, akan kutunjukkan seberapa banyak masjid yg sudah dibangun oleh Keluarga Pak Alex, niscaya kau akan malu, menangis.... meratap dan menyesali sikapmu sebagai penebar fitnah, dan kau akan tahu bagaimana dihati mereka selalu ada masjid.
Atau memang hatimu terbuat dari bangkai? atau haruskah kukirim cermin kerumahmu agar kau bisa berkaca?
-----------------------------------
Saya tampilkan foto KH Abdullah Gymnastiar membawa buku biografi H.A. Zaky Arslan Djunaid (Ayah Pak Alex) yg berjudul HATI SERIBU MASJID. Foto diambil saat Aa' Gym hadir di peresmian renovasi Masjid Besar Murangan, yang separuh lebih biaya renovasinya adalah hasil shodaqoh Keluarga Pak Alex.
Dalam buku ini tergambar bagaimana mereka cinta pada masjid.


Klarifikasi: Bukan Masjid tapi Gedung Serba Guna Milik Wahabi yang tak memiliki IMB

Fitnah atau berita hoax yang telah tersebar di dunia maya terkait Meninggalnya Walikota Pekalongan yang dihubungkan dengan Masjid Al Arqom sangat disayangkan dan sangat keji. Pasalnya, tidak ada satupun masjid yang disegel Pemkot Pekalongan termasuk Musholla/ Masjid Al Arqom Krapyak Kidul Gg 7.

“Itu nyata nyata fitnah keji terhadap Almarhum HA Alf Arslan Djunaid (Alex). Beliau orang baik dan Sangat tidak mungkin menyegel atau melarang orang untuk ibadah. Karena itu tolong hentikan fitnah terhadap Pak Alex,” ungkap HA Afzan Arslan Djunaid, tokoh masyarakat yang juga adik Walikota.

Hal senada disampaikan Ketua FPI Abu Ayyash, “Tidak ada penyegelan Masjid Al Arqom. Yang ada dihentikannya pembangunan gedung serba guna karena tidak punya IMB,” tegasnya.

 Sementara Kabag Humas Pemkot Pekalongan Arif Karyadi mengatakan bahwa Musholla/Masjid Al Arqom di bawah yayasan Al Aiman. Pihak yayasan mengajukan IMB Gedung Serba Guna bukan Masjid. Karena tidak mampu memenuhi syarat maka pembangunannya dihentikan.

“Jadi sangat tidak benar bila ada penyegelan masjid. Apalagi Musholla/ Masjid Al Arqom sampai sekarang juga tetap dijadikan kegiatan ibadah dan tidak pernah ada larangan,” kata Arif.

Inti dari Permasalahan yang disegel bukan Masjid, tapi Gedung Serba Guna yang biasa digunakan kegiatan Wahabi tapi tak memiliki IMB, Wallahu A'lam.[mm]
Advertisement

Advertisement